Detak.media — Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) telah memberlakukan pembatasan ruang udara sementara di kawasan New York dan New Jersey, Amerika Serikat, menjelang pertandingan final Piala Dunia 2026. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan keamanan selama perhelatan akbar sepak bola dunia tersebut.
Bekerja sama dengan Administrasi Penerbangan Federal (FAA), NORAD menerapkan aturan yang dikenal sebagai Temporary Flight Restrictions (TFR) selama tiga hari, mulai Jumat (17/7/2026) hingga Minggu (19/7/2026) waktu setempat. NORAD mengonfirmasi melalui pernyataan di platform X bahwa beberapa kawasan TFR milik FAA akan diberlakukan di wilayah metropolitan New York dan New Jersey pada periode tersebut.
Sebelumnya, isu kualitas udara sempat mewarnai persiapan final. Media Argentina, Olé, melaporkan kekhawatiran mengenai asap kebakaran hutan dari Kanada yang mulai menyelimuti langit New York. Meskipun kualitas udara dilaporkan mencapai tingkat yang membahayakan, kemungkinan penundaan pertandingan dinilai tetap kecil.
Piala Dunia 2026, yang diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, akan mencapai klimaksnya pada Minggu pukul 19.00 GMT di New York, yang berarti Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Laga pamungkas ini akan mempertemukan juara bertahan Argentina melawan tim raksasa Eropa, Spanyol.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan dengan tensi tinggi karena sarat dengan potensi penciptaan sejarah baru. Argentina berambisi meraih trofi Piala Dunia keempat mereka, setelah sebelumnya menang pada tahun 1978, 1986, dan 2022. Jika Albiceleste berhasil menang, mereka akan menjadi negara ketiga dalam sejarah yang mampu mempertahankan gelar secara berturut-turut, menyamai rekor Italia (1934, 1938) dan Brasil (1958, 1962).
Sementara itu, Spanyol akan menjalani penampilan final kedua sepanjang sejarah mereka, setelah sebelumnya berhasil meraih trofi pada edisi 2010. Piala Dunia FIFA 2026 juga mencatatkan sejarah sebagai turnamen pertama yang diikuti oleh 48 tim peserta, sebuah peningkatan signifikan dari format 32 tim sebelumnya. Penunjukan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai tuan rumah bersama di bawah payung “United 2026” juga menjadi simbol kolaborasi sepak bola terbesar di kawasan Amerika Utara.
Pemilihan Stadion MetLife di New York/New Jersey sebagai lokasi final menjadikan area tersebut sebagai pusat perhatian dunia. Oleh karena itu, penerapan pengamanan super ketat yang melibatkan NORAD dan militer udara Amerika Serikat menjadi langkah standar yang wajib dilakukan demi melindungi ratusan ribu suporter dan miliaran penonton global dari potensi ancaman keamanan internasional.
Ikuti Detak.media
