Detak Media — Manchester City akan menghadapi Chelsea pada partai final Piala FA yang berlangsung di Wembley Stadium, Sabtu 16 Mei 2026 malam WIB. Jelang pertandingan penting tersebut, Manchester City memiliki modal kuat berupa rekor impresif sang pelatih, Pep Guardiola, saat bermain di Wembley.
Sejak mulai menangani Manchester City pada 2016, Guardiola telah menjalani total 23 pertandingan di stadion ikonik sepak bola Inggris tersebut. Dari seluruh pertandingan itu, The Citizens sukses meraih 15 kemenangan dan hanya menelan delapan kekalahan.
Catatan tersebut memperlihatkan dominasi Manchester City di Wembley selama era Guardiola. Pengalaman bermain di partai besar juga menjadi keuntungan tersendiri bagi skuad The Citizens menjelang duel melawan Chelsea.
Statistik Guardiola di Wembley Sangat Mengesankan
Tak hanya unggul dari sisi kemenangan, Manchester City juga tampil sangat produktif di Wembley bersama Guardiola.
Selama 23 pertandingan tersebut, The Citizens berhasil mencetak 34 gol dan hanya kebobolan 18 kali. Statistik itu menunjukkan keseimbangan permainan Manchester City baik dalam menyerang maupun bertahan.
Keberhasilan Guardiola membangun mental juara timnya di laga-laga besar menjadi salah satu faktor utama konsistensi mereka di stadion tersebut.
Dalam beberapa musim terakhir, Wembley memang kerap menjadi tempat Manchester City mengangkat trofi. Guardiola sukses membawa timnya tampil dominan di berbagai kompetisi domestik seperti Piala FA, Piala Liga Inggris, hingga Community Shield.
Musim ini saja, Manchester City sudah dua kali tampil di Wembley sebelum final menghadapi Chelsea.
Man City Sukses di Dua Laga Wembley Musim Ini
Penampilan pertama Manchester City di Wembley musim 2025/2026 terjadi pada final Piala Liga Inggris melawan Arsenal.
Dalam laga tersebut, skuad Guardiola tampil solid dan berhasil meraih kemenangan 2-0 untuk mengamankan trofi pertama mereka musim ini.
Kemenangan itu kembali mempertegas kualitas Manchester City dalam menghadapi pertandingan final.
Selain itu, The Citizens juga berhasil melewati laga semifinal Piala FA dengan hasil positif. Mereka sukses menundukkan Southampton dengan skor 2-1 untuk memastikan tiket ke partai puncak.
Dua kemenangan tersebut membuat kepercayaan diri Manchester City semakin meningkat jelang duel kontra Chelsea.
Chelsea Tetap Jadi Ancaman Serius
Meski memiliki rekor bagus di Wembley, Manchester City dipastikan tidak akan menghadapi pertandingan mudah.
Chelsea tetap menjadi lawan berbahaya dengan kualitas skuad yang sangat kompetitif. Tim asal London itu juga memiliki motivasi besar untuk menutup musim dengan trofi bergengsi.
Final Piala FA diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama memiliki kedalaman skuad yang kuat serta pengalaman bermain di laga besar.
Manchester City kemungkinan akan mengandalkan penguasaan bola dan permainan cepat khas Guardiola untuk mengontrol jalannya pertandingan.
Sementara Chelsea diperkirakan mencoba memanfaatkan kecepatan serangan balik dan solidnya organisasi pertahanan mereka.
Rekor Wembley Jadi Modal Mental The Citizens
Sepanjang era Guardiola, Wembley memang menjadi salah satu stadion yang menghadirkan banyak momen penting bagi Manchester City.
Beberapa kemenangan besar yang paling diingat antara lain saat mengalahkan Watford 6-0 di final Piala FA 2019 dan kemenangan atas Manchester United di final Piala FA 2023.
Namun, Manchester City juga pernah mengalami kekalahan menyakitkan di Wembley, termasuk saat kalah dari Manchester United dan Crystal Palace dalam partai final.
Meski begitu, secara keseluruhan Guardiola tetap memiliki catatan yang sangat positif di stadion tersebut.
Dengan pengalaman, kualitas pemain, dan rekor apik di Wembley, Manchester City diyakini bakal tampil lebih percaya diri saat menghadapi Chelsea di final Piala FA 2025/2026.
Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik di akhir musim sepak bola Inggris.
Ikuti Detak Media
