Detak.media — Julían Álvarez kembali menemukan sentuhan tajamnya saat mencetak gol spektakuler pada menit ke-112, membawa Argentina menang 3-1 atas Swiss dan memastikan tiket ke semifinal Piala Dunia melawan Inggris.
Laga di Kansas City Stadium berjalan ketat: Alexis Mac Allister membuka keunggulan lewat sundulan pada menit ke-10, Dan Ndoye menyamakan skor pada menit ke-66, lalu keputusan VAR yang kontroversial membuat Swiss harus bermain dengan 10 orang sebelum Álvarez dan Lautaro Martínez menyelesaikan pertandingan di babak tambahan.
Jalannya Pertandingan
Argentina unggul lebih dulu setelah Lionel Messi mengeksekusi tendangan sudut dan Alexis Mac Allister menyambar dengan sundulan keras pada menit ke-10. Setelah gol itu, ritme pertandingan melambat dan Swiss mengambil alih sebagian besar penguasaan bola.
Pada menit ke-66, Dan Ndoye memanfaatkan serangan balik dan umpan silang dari Ricardo Rodriguez untuk menyamakan kedudukan. Swiss bertahan rapi dan terlihat bersiap mengarahkan laga ke adu penalti sebelum momen kontroversial mengubah dinamika pertandingan.
Leandro Paredes sempat terkena kartu kuning yang kemudian dicabut setelah tinjauan VAR. Sebaliknya, Breel Embolo mendapat kartu kuning kedua karena dinilai melakukan simulasi, sehingga Swiss harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Meski unggul jumlah pemain, Argentina kesulitan menembus pertahanan Swiss hingga babak tambahan. Pada menit ke-112, Álvarez melepaskan tembakan keras dari sisi kiri yang menaklukkan kiper, lalu pada menit ke-120 Lautaro Martínez mencetak gol dari serangan balik untuk menutup kemenangan.
Rating Pemain Argentina
Penjaga Gawang & Pertahanan
- Emiliano Martínez (7/10): Tidak bisa berbuat banyak saat gol penyama, namun melakukan empat penyelamatan krusial.
- Nicolás Tagliafico (6/10): Lebih aktif menyerang daripada bertahan; tidak banyak berkontribusi di depan tetapi aman saat bertahan.
- Cristian Romero (7/10): Menunjukkan konsistensi di lini belakang dengan lima pengambilan bola dan dua intersepsi sebelum digantikan pada menit ke-106.
- Lisandro Martínez (8/10): Berperan penting di dua arah, melakukan tiga dribel dan sembilan umpan ke sepertiga akhir serta beberapa sapuan penting.
- Nahuel Molina (6/10): Aktif di sayap kanan, mencatat lima kontribusi defensif dan bermain 85 menit tanpa kesalahan besar.
Lini Tengah
- Alexis Mac Allister (8/10): Mendapatkan gol pembuka melalui sundulan meski melewatkan dua peluang lain; tampil lebih agresif menyerang.
- Leandro Paredes (7/10): Menguasai ruang dan mempertontonkan akurasi operan yang tinggi.
- Rodrigo De Paul (6/10): Tidak dalam performa terbaik; memenangkan beberapa duel namun kurang efektif dalam menghentikan lini tengah Swiss.
- Enzo Fernandez (7/10): Menunjukkan ketepatan operan dan menciptakan satu peluang nyata.
Serangan
- Lionel Messi (8/10): Tampil relatif tenang namun memberikan assist dari tendangan sudut kepada Mac Allister; catatan gol beruntun di Piala Dunia terhenti.
- Julían Álvarez (8/10): Setelah penampilan yang kurang konsisten, ia mencetak salah satu gol terbaik turnamen pada menit ke-112—gol Piala Dunia pertamanya pada edisi ini dan kelima secara keseluruhan di turnamen.
Pemain Cadangan & Manajer
- Nicolás González (6/10): Sering masuk ke kotak penalti namun kurang tajam.
- Lautaro Martínez (8/10): Memanfaatkan satu peluang nyata untuk mencetak gol penutup yang memastikan kemenangan.
- Gonzalo Montiel (6/10): Masuk menggantikan Molina dan menambah energi, tanpa mengubah banyak alur pertandingan.
- Thiago Almada (7/10): Menjadi motor sejak masuk pada menit ke-91 meski gagal mencetak gol.
- Nicolas Otamendi (6/10): Masuk sebagai pengganti Romero; memberi pengalaman dan stabilitas meski tidak seefektif Romero.
- Jose Lopez (N/A): Masuk pada sembilan menit terakhir dan tidak memiliki banyak waktu untuk berpengaruh.
- Lionel Scaloni (7/10): Tim tampil jauh dari meyakinkan dan mendapat keuntungan dari kartu kedua terhadap Embolo; layak mendapat pujian karena tetap mempercayai Álvarez dan melakukan pergantian yang membantu menguasai babak tambahan.
Ikuti Detak.media
