— Bali United FC datang dengan modal kepercayaan diri tinggi jelang laga tandang melawan Persita Tangerang dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Duel ini akan berlangsung di Stadion Internasional Banten pada Kamis (23/4/2026) dan diprediksi berjalan ketat sejak awal.

Pelatih kepala Johnny Jansen menegaskan bahwa performa impresif tim pada pertandingan sebelumnya menjadi suntikan moral yang sangat berarti bagi skuad Serdadu Tridatu. Ia menilai para pemain kini berada dalam kondisi mental yang jauh lebih siap menghadapi tekanan laga tandang.

Modal Positif dari Laga Sebelumnya

Menurut Johnny Jansen, peningkatan performa tim pada pertandingan terakhir memberikan dampak signifikan terhadap kepercayaan diri para pemain. Bali United tampil solid, baik dalam bertahan maupun menyerang, sehingga hasil positif yang diraih mampu membangun momentum.

“Kami bermain sangat baik pada pertandingan sebelumnya. Itu memberi kepercayaan diri bagi kami,” ujar Jansen.

Dengan kondisi tersebut, Bali United diyakini mampu tampil lebih lepas dan percaya diri saat menghadapi Persita. Mentalitas positif ini diharapkan menjadi faktor pembeda dalam pertandingan nanti.

Tantangan Absennya Pemain Penting

Meski dalam kondisi percaya diri, Bali United FC harus menghadapi kendala cukup serius. Sejumlah pemain kunci dipastikan absen akibat cedera dan akumulasi kartu.

Nama-nama seperti Boris dan Bagas tidak dapat diturunkan, begitu pula dengan dua pemain asing Jordi Bruijn dan Mirza Mustafic yang memiliki peran penting di lini tengah.

Absennya para pemain tersebut tentu menjadi tantangan besar bagi Bali United, terutama dalam menjaga keseimbangan permainan. Namun, situasi ini justru menjadi peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitasnya.

Kedalaman Skuad Jadi Andalan

Johnny Jansen tetap optimistis timnya mampu mengatasi keterbatasan tersebut. Ia menilai kedalaman skuad Bali United cukup baik dan mampu mengisi kekosongan yang ada.

“Kami membawa tim yang bagus ke lapangan. Kami juga memiliki bangku cadangan yang kuat. Bali United sudah siap,” tegasnya.

Kepercayaan terhadap pemain pelapis menjadi kunci bagi Bali United dalam menjaga konsistensi performa. Rotasi pemain juga diharapkan mampu memberikan energi baru dalam pertandingan penting ini.

Persita Bukan Lawan Mudah

Di sisi lain, Persita Tangerang tentu tidak akan membiarkan tamunya meraih poin dengan mudah. Bermain di kandang sendiri, Persita dipastikan tampil agresif dengan dukungan penuh dari suporter.

Hal ini membuat Bali United harus tampil disiplin, terutama di lini pertahanan. Kesalahan kecil bisa dimanfaatkan oleh tuan rumah untuk mencuri keunggulan.

Namun, dengan pengalaman dan kualitas pemain yang dimiliki, Bali United tetap percaya diri mampu menghadapi tekanan tersebut.

Target Tiga Poin Jadi Prioritas

Bagi Bali United FC, pertandingan ini memiliki arti penting dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen sementara BRI Super League.

Johnny Jansen menegaskan bahwa timnya datang dengan target jelas, yaitu membawa pulang tiga poin dari kandang Persita.

“Kami ingin mendapat tiga poin. Kami dalam kepercayaan diri yang baik dan menginginkan naik peringkat di klasemen,” ungkapnya.

Ambisi tersebut menunjukkan bahwa Bali United tidak hanya ingin tampil baik, tetapi juga mengincar hasil maksimal demi menjaga peluang bersaing di papan atas.

Momentum Penting Musim Ini

Laga ini bisa menjadi titik krusial bagi perjalanan Bali United FC musim ini. Kemenangan akan memperkuat posisi mereka sekaligus menjaga momentum positif yang sudah dibangun.

Sebaliknya, hasil negatif bisa menghambat laju tim dalam persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu, fokus dan konsistensi permainan menjadi hal yang sangat penting.

Dengan kepercayaan diri tinggi, kedalaman skuad yang mumpuni, serta target jelas untuk meraih kemenangan, Bali United siap memberikan perlawanan sengit di kandang Persita Tangerang.