— Bayern Munchen akan menghadapi ujian berat saat menjamu Paris Saint-Germain pada leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (7/5/2026) pukul 02.00 WIB di Allianz Arena.

Die Roten datang dengan beban besar setelah kalah 4-5 pada leg pertama yang berlangsung dramatis di Parc des Princes. Dalam laga penuh sembilan gol tersebut, Bayern sempat tertinggal jauh sebelum bangkit di menit-menit akhir, namun tetap harus pulang dengan kekalahan tipis.

Kini, satu-satunya jalan bagi Bayern untuk melangkah ke final adalah membalikkan agregat di hadapan pendukung sendiri.

PSG Punya Modal Berharga

Di sisi lain, PSG datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat keunggulan agregat. Trio lini depan mereka, yakni Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Khvicha Kvaratskhelia tampil tajam pada leg pertama.

Keunggulan satu gol menjadi modal penting bagi Les Parisiens untuk mengamankan tiket ke final. Statistik juga berpihak pada wakil Prancis tersebut, yang memiliki rekor impresif dalam duel dua leg setelah memenangkan pertemuan pertama.

PSG tercatat berhasil lolos dalam 36 dari 43 kesempatan ketika unggul di leg pertama, sebuah catatan yang tentu menjadi ancaman serius bagi Bayern.

Rekor dan Statistik Tidak Memihak Bayern

Jika melihat sejarah, Bayern menghadapi tantangan berat. Dari sepuluh kesempatan ketika kalah di leg pertama semifinal kompetisi Eropa, mereka hanya sekali mampu membalikkan keadaan.

Momen itu terjadi pada era Piala UEFA 1981-82 saat mereka menyingkirkan CSKA Sofia. Namun, situasi saat ini jelas berbeda dan menuntut performa luar biasa dari skuad asuhan Vincent Kompany.

Hasil kurang memuaskan di kompetisi domestik juga menambah tekanan. Bayern hanya bermain imbang 3-3 melawan Heidenheim, yang semakin menyoroti inkonsistensi performa mereka.

Allianz Arena Jadi Harapan

Meski demikian, Bayern masih memiliki satu keunggulan penting: rekor kandang yang solid. Allianz Arena kerap menjadi tempat yang sulit bagi PSG.

Dalam enam pertemuan kandang terakhir melawan PSG, Bayern mampu meraih lima kemenangan. Produktivitas gol yang tinggi di kandang juga menjadi modal tambahan untuk memburu comeback.

Di sisi lain, PSG juga bukan tim yang mudah dikalahkan saat bermain tandang. Mereka mencatat enam kemenangan beruntun di laga away, bahkan dengan lima clean sheet secara beruntun.

Kondisi Skuad Kedua Tim

Bayern relatif tidak memiliki masalah cedera baru. Sejumlah pemain inti seperti Manuel Neuer, Joshua Kimmich, Alphonso Davies, hingga Harry Kane dipastikan siap tampil sejak awal.

Kane bahkan tengah mengincar rekor mencetak gol dalam tujuh laga Liga Champions secara beruntun, yang akan semakin menambah motivasinya di laga krusial ini.

Namun, Bayern tetap kehilangan beberapa pemain seperti Serge Gnabry dan Raphael Guerreiro yang masih dibekap cedera.

Di kubu PSG, kehilangan Achraf Hakimi akibat cedera hamstring menjadi pukulan tersendiri. Selain itu, kiper pelapis Lucas Chevalier juga absen.

Meski begitu, lini tengah PSG tetap solid dengan kombinasi Vitinha, Joao Neves, dan Fabian Ruiz.

Duel Penentu Menuju Final

Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit sejak menit awal. Bayern akan tampil menyerang demi mengejar ketertinggalan, sementara PSG kemungkinan mengandalkan serangan balik cepat.

Dengan kualitas pemain di kedua tim, laga ini berpotensi kembali menghadirkan drama seperti pada leg pertama.

Satu hal yang pasti, siapa pun yang keluar sebagai pemenang akan melangkah ke final dengan penuh kepercayaan diri, membawa ambisi besar untuk menjuarai Liga Champions musim ini.