Detak Media — Pratama Arhan resmi memulai babak baru kariernya bersama Persija Jakarta menjelang bergulirnya Super League 2026-2027. Bek kiri Timnas Indonesia itu menandatangani kontrak berdurasi tiga musim dengan Macan Kemayoran.
Kedatangan Arhan menjadi rekrutan ketiga Persija pada bursa transfer ini, menyusul kedatangan Victor Dethan dan Aqil Savik. Kehadirannya diproyeksikan menambah opsi pada sektor pertahanan klub menjelang kompetisi mendatang.
Setelah beberapa musim berkarier di luar negeri, Arhan memilih kembali ke tanah air. Bergabung dengan Persija ia sebut sebagai langkah penting dalam perjalanan profesionalnya.
“Masuk Persija itu spesial karena saya kembali ke Indonesia. Persija juga merupakan salah satu tim yang luar biasa. Ini akan menjadi perjalanan karier yang penting buat saya,” ujar Arhan.
Reuni Dengan Rekan-Rekan di Skuad
Kepindahan Arhan membawa nuansa reuni. Di tubuh Persija, ia akan kembali bermain bersama beberapa rekan yang sudah dikenalnya, seperti Witan Sulaeman, Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan.
Arhan menyatakan kegembiraannya atas kebersamaan itu dan berharap hubungan lama membantu proses adaptasinya di klub baru.
“Saya sangat senang akan bertemu dengan teman-teman lama saya seperti Witan Sulaeman dan Rizky Ridho. Saya juga akan kembali bertemu dengan pelatih lama saya,” ujarnya.
Kembali Bekerja Sama Dengan Shin Tae-yong
Selain reuni dengan rekan setim, kepindahan Arhan juga menandai kembalinya kerja sama dengan Shin Tae-yong. Keduanya sebelumnya pernah bekerja sama saat Shin menangani Timnas Indonesia, dengan Arhan sering menjadi pilihan di posisi bek kiri.
Pengalaman tersebut membuat Arhan merasa tidak asing dengan metode kepelatihan Shin, kondisi yang diharapkan mempermudah proses adaptasinya di Persija.
Fokus Cepat Beradaptasi
Arhan menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik dengan seluruh pemain sebagai bagian dari adaptasi tim. Untuk itu ia berupaya cepat akrab dengan rekan-rekannya.
“Kalau bicara soal tim, saya harus bisa cepat akrab. Saya berusaha untuk cepat akrab karena itu penting untuk beradaptasi dengan tim dan membangun chemistry dengan teman-teman lain. Jadi saya berusaha untuk banyak mengobrol dengan pemain-pemain lain,” kata Arhan.
Ia juga menyebut pengalaman bermain di luar negeri membuat dirinya berkembang, termasuk kemampuan berkomunikasi. Pemain kelahiran Blora itu menilai dirinya kini lebih terbuka dibanding beberapa tahun lalu.
“Saya pribadi merasa sudah sangat jauh lebih terbuka. Benar-benar sudah jauh lebih terbuka,” tambahnya. Arhan mengolok ringan hubungannya dengan rekan lama: “Mungkin Rizky Ridho dan Witan sudah tahu saya banget. Saya orangnya iseng, bawel, dan sering bercanda.”
Ikuti Detak Media
