— Kompetisi Liga 2 2025/2026 (Pegadaian Championship) memasuki fase paling menentukan. Mayoritas tim papan atas hanya menyisakan dua pertandingan, sementara perebutan tiket promosi ke Liga 1 atau Super League semakin mengerucut.

Sesuai regulasi musim ini, pemuncak klasemen masing-masing grup promosi otomatis dan bertemu di final penentuan juara. Sementara dua runner-up grup harus melalui laga play-off untuk memperebutkan satu tiket promosi terakhir. Dengan selisih poin yang tipis, setiap hasil di dua pekan terakhir bisa mengubah nasib tim dari promosi langsung menjadi pertarungan hidup-mati di play-off.

Hingga pekan ke-25, setidaknya lima tim berada di jalur paling realistis menuju Super League musim depan.

Grup Barat: Adhyaksa FC dan Garudayaksa FC Saling Kunci

Peta persaingan di Grup Barat mengerucut pada dua tim teratas yang hanya terpaut satu poin.

Adhyaksa memimpin klasemen dengan 47 poin. Namun posisi itu belum aman. Mereka masih harus bertandang ke markas PSMS Medan yang tampil cukup stabil di papan tengah, sebelum menjamu Sriwijaya FC yang sudah dipastikan terdegradasi di laga pamungkas.

Di sisi lain, Garudayaksa membayangi dengan jarak satu angka. Jadwal mereka relatif lebih bersahabat: tandang ke markas Sriwijaya, lalu menjamu Persikad Depok yang tengah berjuang menjauh dari zona play-off degradasi.

Secara matematis, FC Bekasi City di posisi ketiga (41 poin) masih memiliki peluang mengejar, setidaknya untuk mengamankan jalur play-off promosi jika mampu menyapu bersih dua laga terakhir.

Grup Timur: Trio Eks Liga 1 Saling Jegal

Persaingan di Grup Timur jauh lebih ketat. Tiga tim eks kasta tertinggi hanya terpaut tiga poin di puncak klasemen.

PSS Sleman di Bawah Tekanan

PSS Sleman memimpin dengan 52 poin, tetapi menghadapi jadwal sulit. Super Elja harus tandang ke Persiba Balikpapan dan menjamu PSIS Semarang, dua tim yang sedang mati-matian menghindari posisi play-off degradasi.

Persipura Jayapura Punya Jalur Paling Ideal

Persipura (50 poin) dinilai berada di posisi paling menguntungkan. Mereka akan menghadapi Persipal Palu yang sudah terdegradasi, lalu menjamu Persiku Kudus yang berada di papan tengah.

Situasi ini membuat peluang Mutiara Hitam merebut puncak klasemen terbuka lebar.

Barito Putera Siap Menyalip

Barito Putera (49 poin) mengintai di posisi ketiga. Mereka akan tandang ke Persela Lamongan yang sedang tampil solid, sebelum menjamu Persipal di laga terakhir.

Satu saja hasil negatif dari pesaing di atas bisa langsung dimanfaatkan Barito.

Kendal Tornado FC juga secara matematis masih memiliki peluang, meski sangat tipis, jika tiga tim di atas terpeleset di dua laga penutup.

Klasemen Liga 2 Grup B: PSS Sleman Ambil Alih Puncak, Persipura dan Barito Mengejar

Dengan format promosi yang ketat—hanya juara grup yang lolos otomatis—setiap poin di dua laga terakhir menjadi sangat krusial. Selisih satu hasil imbang saja dapat mengubah peta promosi secara drastis.

Tak hanya tim papan atas, sejumlah tim papan bawah yang berjuang menghindari play-off degradasi turut memengaruhi ketatnya persaingan. Situasi ini membuat dua pekan terakhir Liga 2 dipastikan berlangsung panas di kedua grup.

Lima tim kini berada di posisi paling realistis untuk naik kasta. Namun pada akhirnya, hanya tiga yang benar-benar akan mengamankan tiket menuju Super League musim depan.