Detak Media — Manajer Manchester City, Pep Guardiola, secara terbuka menyatakan dukungannya agar gelandang mudanya, Nico O’Reilly, dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Liga Inggris musim ini. Pernyataan tersebut dilontarkan Guardiola setelah timnya meraih kemenangan 2-1 atas Arsenal dalam laga krusial Liga Inggris pada Minggu (19/4/2026).
Guardiola menilai O’Reilly telah menunjukkan performa yang konsisten dan berdampak signifikan sepanjang musim, sehingga dianggapnya layak mendapatkan penghargaan individu tersebut di atas kandidat lainnya. “Nico O’Reilly pantas memenangkan penghargaan Pemain Muda Terbaik Liga Inggris! Sungguh musim yang luar biasa baginya!” ujar Guardiola, seperti dikutip dari Fabrizio Romano melalui platform X pada Senin (20/4/2026).
Performa Impresif O’Reilly Musim Ini
Perjalanan Nico O’Reilly di musim ini memang menjadi salah satu sorotan positif bagi Manchester City. Pemain berusia 21 tahun tersebut telah menunjukkan peningkatan performa yang pesat, membuktikan kemampuannya dalam beradaptasi di berbagai posisi. Guardiola sendiri kerap memuji fleksibilitas O’Reilly yang mampu bermain di lini tengah maupun lini pertahanan, menjadikannya aset berharga bagi tim.
Statistik O’Reilly di Liga Inggris musim ini menunjukkan kontribusinya yang signifikan. Hingga berita ini diturunkan, ia telah mencatatkan 7 gol dan 3 assist dalam 38 penampilan di Liga Inggris bersama Manchester City. Performanya yang konsisten, ditambah dengan ketenangan dan kemampuannya untuk tampil dalam momen-momen krusial, membuat Guardiola yakin bahwa O’Reilly adalah kandidat terkuat untuk penghargaan bergengsi tersebut.
Dukungan Penuh dari Sang Pelatih
Guardiola secara spesifik membandingkan O’Reilly dengan kandidat lain untuk penghargaan Pemain Muda Terbaik. “Saya tidak tahu siapa pemain terbaik musim ini, tetapi untuk yang muda?! Jelas Nico,” tegasnya, menyoroti keyakinannya yang kuat terhadap kualitas sang pemain muda. Dukungan ini datang setelah O’Reilly turut berkontribusi dalam kemenangan City atas Arsenal, di mana ia memberikan assist untuk gol yang dicetak Erling Haaland.
Musim 2025/2026 ini menjadi bukti nyata perkembangan O’Reilly. Ia telah menjadi pemain kunci bagi Manchester City, mendapatkan menit bermain yang signifikan dan tampil impresif dalam berbagai kompetisi. Guardiola bahkan menyebut O’Reilly sebagai pemain yang “lengkap” dan “luar biasa”, memuji kontribusinya baik dalam aspek menyerang maupun bertahan, serta kemampuannya dalam menguasai bola dan mengambil keputusan di area krusial.
Profil Nico O’Reilly dan Perjalanan Kariernya
Nico O’Reilly, yang lahir pada 21 Maret 2005, merupakan produk akademi Manchester City. Ia telah bergabung dengan akademi klub sejak usia delapan tahun dan secara bertahap menembus tim utama. Perjalanannya di tim muda City sangat gemilang, termasuk memenangkan gelar Liga Inggris U-18 pada musim 2021/2022 dan mencetak 13 gol serta 14 assist di musim berikutnya. Ia juga sempat memenangkan penghargaan gol akademi terbaik pada musim 2023/2024.
O’Reilly melakukan debut seniornya pada Juli 2024 dalam laga pramusim melawan Celtic. Musim 2024/2025 menjadi musim terobosannya di tim utama, di mana ia mendapatkan kepercayaan lebih besar dari Guardiola. Selain tampil impresif di level klub, O’Reilly juga telah mendapatkan panggilan pertamanya untuk tim nasional Inggris dan melakoni debut seniornya.
Persaingan Penghargaan Pemain Muda Terbaik
Penghargaan Pemain Muda Terbaik Liga Inggris biasanya diberikan kepada pemain berusia 23 tahun atau lebih muda pada awal musim. Musim sebelumnya, penghargaan ini dimenangkan oleh Cole Palmer dari Chelsea. Sejumlah nama tenar seperti Trent Alexander-Arnold, Phil Foden, Bukayo Saka, dan Cole Palmer pernah meraih penghargaan ini, yang seringkali menjadi indikator munculnya bintang masa depan sepak bola.
Meskipun daftar nominasi resmi untuk musim 2025/2026 belum dirilis, pernyataan Guardiola menempatkan Nico O’Reilly sebagai salah satu kandidat kuat. Pada musim 2024/2025, beberapa nama yang masuk nominasi antara lain Liam Delap, Anthony Elanga, Ryan Gravenberch, Dean Huijsen, Cole Palmer, Joao Pedro, Morgan Rogers, dan William Saliba.
Dengan performa yang terus menanjak dan dukungan penuh dari manajernya, O’Reilly memiliki peluang besar untuk bersaing memperebutkan gelar individu bergengsi ini.
Ikuti Detak Media
