Detak.media — Paolo Maldini resmi ditunjuk sebagai Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dengan kontrak empat tahun hingga 2030, membuka babak baru reformasi timnas Italia.
Maldini akan didampingi oleh mantan rekan setimnya di AC Milan, Leonardo, sebagai penasihat. Agenda awal mereka adalah merombak arah pengembangan pemain muda dan menunjuk pelatih baru untuk Gli Azzurri.
Reformasi Tim Dan Tugas Pertama Maldini
Dalam proyek empat tahun bersama timnas, Maldini menyatakan fokus pada perubahan sistem dan pengembangan pemain muda. Tugas mendesak yang harus dituntaskan adalah mencari pelatih pengganti usai mundurnya Gennaro Gattuso.
Timnas Italia belakangan mengalami kemunduran setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026; Azzurri tersingkir setelah kalah adu penalti dari Bosnia-Herzegovina di babak kualifikasi zona Eropa.
Kandidat Pelatih Yang Mencuat
Sementara itu, eks pelatih Manchester City, Pep Guardiola, juga masuk daftar kandidat setelah penunjukan Maldini dan Leonardo. Namun peluang Guardiola diperkecil oleh tuntutan gaji yang tinggi.
Gaji Jadi Penghambat Kedatangan Guardiola
Guardiola dikabarkan meminta gaji sekitar 25 juta euro, setara sekitar Rp515 miliar. Meskipun klub-klub Liga Italia bersedia memberi kontribusi untuk paket gaji pelatih timnas, tidak ada yang mampu menyamai besaran penghasilan yang diterima Guardiola di level klub.
Di luar nama-nama tersebut, media juga menyinggung opsi lain seperti Carlo Ancelotti, yang saat ini menukangi timnas Brasil menurut laporan, serta Andrea Pirlo sebagai alternatif pelatih nasional.
Ikuti Detak.media
