Xiaomi SU7 Facelift Buka Pre-sale di China, Jarak Tempuh 902 Km dan Teknologi Otonom Jadi Standar
Xiaomi Auto resmi membuka masa pre-sale untuk sedan listrik SU7 versi facelift di pasar China. Model pembaruan ini membawa peningkatan signifikan pada sektor jarak tempuh, teknologi mengemudi otonom, keselamatan, hingga kemampuan pengisian daya cepat. Peluncuran resminya dijadwalkan berlangsung pada April 2026, sementara pemesanan awal sudah dapat dilakukan mulai Januari 2026.
Langkah ini menandai upaya Xiaomi memperkuat posisi SU7 sebagai salah satu sedan listrik paling kompetitif di segmen menengah-premium, sekaligus menjawab persaingan ketat dengan merek-merek lokal dan global di pasar kendaraan listrik China.
Pre-sale Dibuka dengan Penyesuaian Harga
Berdasarkan informasi resmi pre-sale di China, Xiaomi SU7 facelift ditawarkan dalam tiga varian. Jika dikonversikan ke rupiah dengan asumsi kurs 1 yuan sekitar Rp2.100–Rp2.200, estimasi harganya berada di kisaran berikut:
- Xiaomi SU7 Standard: 229.900 yuan atau sekitar Rp480–505 juta
- Xiaomi SU7 Pro: 259.900 yuan atau sekitar Rp545–570 juta
- Xiaomi SU7 Max: 309.900 yuan atau sekitar Rp650–680 juta
Harga tersebut masih berlaku untuk pasar China dan belum mencerminkan harga on the road jika nantinya masuk ke Indonesia, yang berpotensi lebih tinggi akibat pajak, regulasi, serta skema produksi.
Penyempurnaan Desain Eksterior dan Interior

Secara tampilan, mobil listrik Xiaomi SU7 facelift tidak mengalami perubahan radikal. Xiaomi memilih pendekatan penyempurnaan detail dengan optimalisasi desain gril depan serta penambahan warna eksterior baru Capri Blue. Ukuran velg tetap 20 inci, namun lebar ban belakang kini diperbesar untuk meningkatkan traksi dan stabilitas.
Di dalam kabin, nuansa interior diperbarui melalui opsi warna Dark Black, pembaruan desain setir, serta penyempurnaan material pada panel pintu dan jok. Fokus Xiaomi terlihat jelas pada peningkatan kualitas rasa premium tanpa mengorbankan identitas desain awal SU7.
Teknologi Otonom Kini Jadi Standar

Salah satu peningkatan paling signifikan hadir di sektor teknologi mengemudi otonom. Jika sebelumnya fitur LiDAR dan komputasi tinggi hanya tersedia di varian tertentu, kini seluruh lini SU7 facelift sudah dibekali LiDAR sebagai standar.
Seluruh model juga menggunakan sistem Xiaomi HAD dengan daya komputasi seragam sebesar 700 TOPS. Angka ini melonjak jauh dibanding generasi sebelumnya, memungkinkan fitur navigasi otonom di jalan tol, bantuan berkendara perkotaan, hingga parkir otomatis yang lebih presisi.
Xiaomi turut memperkuat aspek keselamatan pada SU7 facelift. Jumlah airbag meningkat menjadi sembilan unit, ditambah penggunaan baja hot-formed berkekuatan 2.200 MPa pada struktur bodi dan balok pintu. Fitur daya cadangan khusus untuk pengunci pintu juga ditambahkan guna memastikan pintu tetap dapat dibuka saat kondisi darurat.
Struktur rangka mengusung konsep embedded anti-roll cage yang dirancang untuk meningkatkan perlindungan penumpang dalam skenario kecelakaan berat.
Performa Lebih Tinggi dan Fast Charging Lebih Cepat
Semua varian SU7 facelift kini menggunakan motor listrik V6s Plus. Varian Standard dan Pro mengalami peningkatan tenaga menjadi 320 hp, sementara varian Max naik menjadi 690 hp. Perubahan ini diikuti pembaruan arsitektur tegangan, dengan varian Standard dan Pro kini memakai platform 752V, sedangkan varian Max mendekati arsitektur 900V.
Peningkatan ini berdampak langsung pada kemampuan pengisian daya. Varian Max kini diklaim mampu menambah jarak tempuh hingga 670 km hanya dalam 15 menit pengisian cepat, meningkat signifikan dari generasi sebelumnya.
Efisiensi dan kapasitas baterai yang dioptimalkan membuat jarak tempuh SU7 facelift ikut terdongkrak. Varian Pro menjadi sorotan utama dengan jarak tempuh mencapai 902 km berdasarkan siklus CLTC, menjadikannya salah satu sedan listrik dengan daya jelajah terpanjang di kelasnya.
Perbandingan Xiaomi SU7 Lama vs SU7 Facelift
| Aspek | Xiaomi SU7 Lama | Xiaomi SU7 Facelift |
| LiDAR | Varian tertentu | Standar semua varian |
| Daya komputasi ADAS | Hingga 508 TOPS | 700 TOPS |
| Sistem otonom | Xiaomi Pilot Pro / HAD | Xiaomi HAD |
| Jumlah airbag | 7 | 9 |
| Kekuatan struktur bodi | 2.000 MPa | 2.200 MPa |
| Motor listrik | V6 / V6s | V6s Plus |
| Tenaga varian Standard/Pro | 299 hp | 320 hp |
| Tenaga varian Max | 673 hp | 690 hp |
| Arsitektur tegangan | 400V / 871V | 752V / 897V |
| Jarak tempuh tertinggi | 830 km | 902 km |
| Pengisian cepat (Max) | 510 km/15 menit | 670 km/15 menit |
| Suspensi udara | Khusus Max | Pro dan Max |
Dengan pembaruan menyeluruh pada SU7 facelift, Xiaomi menunjukkan ambisinya untuk tidak sekadar menjadi pemain baru di industri otomotif, tetapi sebagai penantang serius di segmen sedan listrik berteknologi tinggi. Peningkatan jarak tempuh, otonomi, serta fast charging membuat SU7 facelift semakin kompetitif menghadapi rival seperti Tesla Model 3, BYD Han, hingga sedan listrik premium asal Eropa.
Ke depan, performa penjualan SU7 facelift akan menjadi indikator penting sejauh mana ekosistem teknologi Xiaomi mampu diterjemahkan ke dalam industri kendaraan listrik berskala besar.