Toyota bZ3 Facelift Resmi Meluncur, Bawa LiDAR dan ADAS Canggih Mulai Rp245 Juta
Toyota melalui FAW-Toyota di China resmi meluncurkan versi terbaru mobil listrik bZ3, yang diberi nama Toyota bZ3 Smart Home Edition, pada 31 Desember 2025. Pembaruan ini signifikan, terutama pada sektor teknologi berkendara otonom, desain interior, serta efisiensi daya, sebagai upaya Toyota memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik China yang sangat kompetitif.
Model terbaru ini hadir dalam dua varian. Versi Joy ditawarkan dengan harga mulai 109.800 yuan atau setara USD 15.700 (sekitar Rp245 juta). Sementara itu, varian Pro dibanderol sedikit lebih tinggi, yakni 129.800 yuan atau sekitar USD 18.600 (sekitar Rp290 juta).
Peningkatan Teknologi Berkendara Otonom

Toyota bZ3 pertama kali diperkenalkan pada 2023 dan telah menerima penyegaran fitur bantuan berkendara level L2 pada 2024. Namun, versi Smart Home Edition ini membawa lompatan teknologi yang lebih besar, ditandai dengan integrasi sensor LiDAR yang sebelumnya tidak ada pada lini bZ3.
Langkah ini menunjukkan ambisi Toyota untuk mengejar ketertinggalan teknologi dibandingkan merek-merek otomotif lokal China yang dikenal lebih agresif dalam mengadopsi sistem berkendara semi-otonom berbasis sensor canggih.
Sorotan utama pada Toyota bZ3 Smart Home Edition adalah sistem advanced driver assistance Momenta 5.0 yang kini menjadi fitur standar. Sistem ini mencakup lebih dari 30 fungsi bantuan berkendara, termasuk Navigate on Autopilot (NOA) yang berfungsi di jalan tol maupun perkotaan, serta fitur remote parking assist.
Untuk mendukung kinerjanya, sistem ADAS ini dilengkapi total 32 sensor. Komponen tersebut terdiri dari satu unit LiDAR yang terpasang di atap, radar gelombang milimeter, radar ultrasonik, dan kamera beresolusi tinggi. Seluruh data yang dikumpulkan kemudian diproses oleh chip komputasi dengan kemampuan hingga 544 TOPS, memastikan respons yang cepat dan akurat dalam berbagai kondisi lalu lintas.
Desain Eksterior yang Tetap Futuristik

Secara visual, Toyota bZ3 terbaru masih mengusung desain dasar dari model sebelumnya, yang menampilkan bahasa desain “hammerhead shark” khas Toyota modern. Bagian depan mobil diperkuat dengan lampu utama yang menyatu dalam desain ramping, sementara sensor LiDAR terintegrasi secara apik di bagian atap.
Pada sisi belakang, desain lampu LED memanjang masih dipertahankan. Namun, detail berbentuk “Y” yang ada pada generasi sebelumnya kini diganti dengan elemen horizontal, memberikan tampilan yang lebih bersih dan modern. Toyota juga memperkaya pilihan konsumen dengan menambahkan opsi warna baru, yaitu Dark Cloud Green.
Toyota bZ3 Smart Home Edition tetap diposisikan sebagai sedan listrik ukuran menengah dengan dimensi yang tidak berubah. Panjang mobil mencapai 4.725 mm, lebar 1.835 mm, dan tinggi sekitar 1.475 mm. Jarak sumbu roda selebar 2.880 mm menjanjikan ruang kabin yang lapang, terutama bagi penumpang di baris belakang.
Interior Lebih Modern dan Digital

Kabin Toyota bZ3 terbaru juga mengalami perubahan signifikan. Layar sentuh vertikal pada generasi sebelumnya kini digantikan oleh layar horizontal berukuran 15,6 inci, yang memberikan tampilan lebih modern dan ergonomis. Panel instrumen dibuat lebih ringkas, dipadukan dengan setir konvensional dan sistem ambient lighting.
Toyota juga menyematkan asisten suara berbasis kecerdasan buatan (AI) serta sistem infotainment yang telah disesuaikan dengan ekosistem digital di China.
Performa Motor Tunggal dan Baterai BYD Blade

Untuk sektor penggerak, Toyota kembali menggunakan konfigurasi motor listrik tunggal dengan sistem penggerak roda depan. Varian Joy dibekali motor listrik bertenaga 135 kW (setara 181 hp) yang dipadukan dengan baterai BYD Blade berkapasitas 49,9 kWh. Kombinasi ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 517 km berdasarkan standar CLTC.
Sementara itu, varian Pro hadir dengan motor yang lebih bertenaga, yakni 180 kW (241 hp), serta baterai Blade berkapasitas 65,3 kWh. Varian ini menawarkan jarak tempuh lebih jauh, mencapai 616 km (CLTC). Baterai berbasis lithium iron phosphate (LFP) ini dikenal memiliki keunggulan dalam hal keamanan, stabilitas termal, dan usia pakai yang panjang.
Dalam hal pengisian daya cepat DC, baterai bZ3 diklaim dapat terisi dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 27 menit.
Sebagai informasi, Toyota bZ3 mencatat penjualan sebanyak 2.118 unit di China pada November 2025. Dengan kehadiran Smart Home Edition yang membawa teknologi LiDAR dan ADAS canggih, Toyota berharap dapat meningkatkan daya saing bZ3 di tengah dominasi merek lokal seperti BYD dan pemain global seperti Tesla.
Peluncuran Toyota bZ3 versi terbaru ini menegaskan strategi Toyota untuk beradaptasi secara lebih agresif terhadap kebutuhan pasar kendaraan listrik China yang semakin berorientasi pada teknologi dan kecerdasan buatan.