Produsen Vacuum Cleaner China Pamer Mobil Sport Listrik di CES 2026, Tenaga 1.876 HP dan Akselerasi Ekstrem
Produsen perangkat rumah tangga asal China, Dreame, secara resmi mencuri perhatian di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat, dengan memamerkan mobil sport listrik pertamanya. Kendaraan konsep dua pintu ini hadir dengan spesifikasi ekstrem, mengusung empat motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga gabungan 1.399 kW atau setara 1.876 hp, serta akselerasi 0–100 km/jam hanya dalam 1,8 detik.
Kehadiran mobil sport ini menandai langkah serius Dreame untuk masuk ke industri otomotif listrik berperforma tinggi. Perusahaan yang didirikan oleh Yu Hao dan merupakan bagian dari Xiaomi Ecological Chain sejak 2017 ini, secara resmi mengumumkan ekspansi ke sektor otomotif pada Agustus 2025.
Debut Global di CES 2026
Sebelum tampil di CES 2026, Dreame sempat memicu spekulasi dengan merilis render dua mobil konsep yang desainnya disebut menyerupai Bugatti Chiron dan Rolls-Royce Cullinan. Pendekatan ini menimbulkan kebingungan di kalangan penggemar otomotif sebelum akhirnya kejelasan muncul pada 28 Desember 2025.
Dreame kemudian merilis teaser resmi mobil konsep pertamanya dan mengonfirmasi kehadirannya di CES 2026. Pada 6 Januari 2026, mobil sport listrik Dreame akhirnya melakukan debut resminya dan langsung menarik sorotan publik berkat spesifikasinya yang mumpuni.
Desain Futuristis Sarat Serat Karbon

Foto-foto perdana dari lokasi pameran memperlihatkan mobil konsep Dreame tampil dengan warna hijau mencolok, dipadukan dengan penggunaan material serat karbon secara ekstensif di hampir seluruh bodi. Desainnya menonjolkan kap depan yang menurun tajam, lampu depan berbentuk L, pelek enam palang, serta kaliper rem berwarna kuning.
Pilar depan kendaraan juga dibuat dari serat karbon, menegaskan karakter ringan dan berorientasi performa. Bagian belakang dilengkapi lampu belakang full-width, sayap belakang besar yang bersifat fixed, serta diffuser ganda berlapis untuk mendukung stabilitas aerodinamika pada kecepatan tinggi. Detail seperti tidak adanya gagang pintu konvensional masih menjadi catatan yang belum sepenuhnya sejalan dengan regulasi otomotif di China.
Meskipun demikian, Dreame mengisyaratkan ambisi globalnya dengan mengungkap rencana pembangunan pabrik baru di Berlin, Jerman, yang akan dikembangkan bersama BNP Paribas. Langkah ini memperkuat indikasi bahwa Dreame tidak hanya membidik pasar domestik China, tetapi juga Eropa dan pasar internasional lainnya.
Secara teknis, mobil sport konsep Dreame mengandalkan empat motor listrik dengan total output mencapai 1.399 kW (1.876 hp). Dengan dukungan aerodinamika aktif, mobil ini diklaim mampu melesat dari posisi diam ke 100 km/jam hanya dalam 1,8 detik.
Sebagai perbandingan, Xiaomi SU7 Ultra mencatat akselerasi 0–100 km/jam dalam 1,97 detik, sementara Hyptec SSR besutan GAC membutuhkan sekitar 1,9 detik. Klaim Dreame ini menempatkan mobil konsepnya di jajaran teratas mobil listrik berperforma ekstrem saat ini.
Nama Nebula dan Rencana Produksi
Hingga kini, Dreame belum mengungkap detail interior mobil sport tersebut. Namun, dari materi visual di CES 2026 terungkap bahwa nama mobil konsep ini adalah Nebula. Sebelumnya, Dreame sempat memperkenalkan nama Kosmera untuk proyek supercar-nya.
Dari penjelasan terbaru, Kosmera diperkirakan akan menjadi nama merek otomotif Dreame, sementara Nebula digunakan khusus untuk penamaan mobil konsep ini. Dreame juga telah menyampaikan bahwa kendaraan produksi pertamanya direncanakan meluncur ke pasar pada 2027, meski belum dipastikan apakah Nebula akan menjadi basis langsung untuk model produksi tersebut.
Dengan debut ini, Dreame bergabung dalam daftar panjang perusahaan teknologi China yang mulai menantang dominasi merek otomotif konvensional di segmen kendaraan listrik berperforma tinggi, sekaligus menunjukkan semakin kaburnya batas antara industri teknologi konsumen dan otomotif global.