Pertamina Dex Januari 2026 Turun, Cek Rincian Harga BBM di Seluruh Provinsi

PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku mulai 1 Januari 2026. Salah satu produk yang mengalami perubahan harga adalah Pertamina Dex, bahan bakar diesel berkualitas tinggi yang ditujukan untuk kendaraan bermesin diesel modern.

Penyesuaian harga ini dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan pergerakan harga minyak mentah dunia, harga publikasi minyak (Mean of Platts Singapore/MOPS), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta besaran pajak daerah dan biaya distribusi di masing-masing wilayah. Kebijakan tersebut sejalan dengan mekanisme penetapan harga BBM nonsubsidi yang diatur pemerintah.

Pertamina Dex merupakan BBM diesel dengan angka cetane (Cetane Number/CN) tertinggi di antara produk solar Pertamina, yakni CN 53. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Dexlite dengan CN 51 dan Biosolar bersubsidi yang memiliki CN 48. Cetane number yang tinggi berfungsi meningkatkan efisiensi pembakaran, mengurangi emisi, serta menjaga performa dan keawetan mesin kendaraan diesel.

Harga Pertamina Dex Januari 2026 Mengalami Penurunan

Pada Januari 2026, harga Pertamina Dex tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode Desember 2025. Penurunan ini terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Pulau Jawa dan Bali.

Sebagai contoh, di Jawa Timur harga Pertamina Dex pada Desember 2025 berada di level Rp 15.000 per liter. Memasuki Januari 2026, harganya turun menjadi Rp 13.600 per liter. Dengan demikian, terjadi penurunan sebesar Rp 1.400 per liter, yang memberikan ruang penghematan bagi pengguna kendaraan diesel, terutama sektor logistik dan transportasi.

Daftar Harga Pertamina Dex Januari 2026 di Seluruh Provinsi

Mengacu pada informasi resmi dari aplikasi dan kanal distribusi MyPertamina, berikut harga BBM Pertamina Dex per Januari 2026 di seluruh wilayah Indonesia:

  • Aceh dan Sumatera Utara ditetapkan sebesar Rp 13.900 per liter.
  • Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau dibanderol Rp 14.200 per liter.
  • Kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam memiliki harga lebih rendah, yakni Rp 12.900 per liter.
  • Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung dipatok Rp 13.900 per liter.
  • DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat berada di level Rp 13.600 per liter.
  • Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, serta Nusa Tenggara Timur tercatat Rp 13.900 per liter.
  • Kalimantan Selatan ditetapkan sebesar Rp 14.200 per liter.
  • Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat berada di harga Rp 13.900 per liter.
  • Papua Barat dan Papua Barat Daya juga tercatat sebesar Rp 13.900 per liter.

Perbedaan harga antardaerah dipengaruhi oleh besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), biaya distribusi, serta status wilayah tertentu seperti kawasan perdagangan bebas.

Dengan adanya penyesuaian harga ini, masyarakat diimbau untuk selalu memantau pembaruan harga BBM melalui kanal resmi Pertamina guna memperoleh informasi yang akurat dan terkini sebelum melakukan pengisian bahan bakar.