Nissan Wave: Mobil Listrik Bergaya JDM Klasik Siap Meluncur, Jarak Tempuh 262 Km
Nissan dikabarkan tengah menyiapkan sebuah gebrakan baru di pasar otomotif global dengan merilis mobil listrik (EV) kompak yang mengusung gaya Japanese Domestic Market (JDM) klasik. Model yang sementara ini dikenal dengan nama Nissan Wave ini diproyeksikan menjadi hatchback listrik mungil dengan sentuhan desain retro yang terinspirasi dari mobil-mobil Jepang ikonik era 1980-an hingga awal 1990-an.
Menurut laporan Carscoops, Nissan Wave akan diposisikan di bawah Nissan Micra atau March dalam hierarki produk global Nissan. Kehadirannya ditujukan untuk mengisi segmen mobil listrik perkotaan yang lebih terjangkau, sekaligus menawarkan diferensiasi desain di tengah tren EV modern yang cenderung futuristis.
Kolaborasi dengan Renault di Platform Twingo Listrik
Nissan Wave akan dikembangkan melalui kolaborasi strategis antara Nissan dan Renault. Mobil ini akan memanfaatkan platform yang sama dengan Renault Twingo Electric generasi terbaru. Estimasi produksi juga akan dilakukan di fasilitas yang sama dengan Twingo di Eropa, sebuah langkah yang diharapkan dapat menekan efisiensi biaya produksi.
Strategi berbagi platform ini bukanlah hal baru bagi Nissan. Sebelumnya, pabrikan asal Jepang ini juga telah mengonfirmasi proyek Nissan Micra generasi baru yang berbasis Renault 5 EV. Kerja sama ini merupakan bagian dari aliansi global Renault–Nissan–Mitsubishi untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik kompak.
Menghidupkan Kembali Era Emas JDM dengan Sentuhan Pike Cars

Dari sisi desain, Nissan Wave diyakini akan mengadopsi banyak elemen khas dari jajaran Nissan Pike Cars. Lini mobil retro Nissan ini diproduksi terbatas pada akhir 1980-an hingga awal 1990-an, seperti Nissan Be-1, Pao, Figaro, dan S-Cargo. Model-model tersebut dikenal dengan desain ikonik, proporsi sederhana, serta karakter unik yang hingga kini masih memiliki basis penggemar yang kuat.
Pendekatan desain yang mengandalkan nostalgia ini dinilai sejalan dengan tren global mobil listrik kecil bergaya retro. Model seperti Renault 5 EV, Fiat 500e, hingga MINI Electric telah membuktikan daya tarik utama dari elemen nostalgia di pasar otomotif saat ini.
Spesifikasi Perkotaan dengan Fokus Efisiensi
Meskipun tampil dengan nuansa klasik, Nissan Wave dipastikan akan dibekali dengan teknologi modern. Mobil listrik ini diperkirakan akan menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas sekitar 27,5 kWh, spesifikasi yang sama dengan Renault Twingo Electric.
Dengan konfigurasi baterai tersebut, jarak tempuh Nissan Wave diprediksi berada di kisaran 262 kilometer. Jarak ini dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian di area perkotaan. Karakteristik ini menegaskan bahwa Wave bukan ditujukan untuk perjalanan jarak jauh, melainkan sebagai kendaraan komuter yang efisien, ringkas, dan ramah lingkungan.
Hingga kini, Nissan belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi maupun target pasar utama untuk Wave. Namun, kehadirannya diyakini akan menyasar konsumen di Eropa dan Jepang terlebih dahulu, sebelum kemungkinan ekspansi ke pasar global lainnya.
Nissan Juga Perbarui Lini Ariya dan Ariya Nismo
Di sisi lain, Nissan juga terus memperbarui lini kendaraan listriknya yang sudah ada. Pada Oktober 2025, Nissan resmi memperkenalkan versi penyegaran untuk Nissan Ariya dan Ariya Nismo, yang akan mulai dipasarkan di Jepang secara bertahap.
Mengutip ArenaEV, Nissan Ariya versi terbaru dijadwalkan meluncur pada 20 Februari 2026, sementara varian performa Ariya Nismo akan menyusul pada 19 Maret 2026.
Ubahan Desain dan Teknologi pada Ariya Terbaru
Nissan Ariya facelift hadir dengan desain fascia depan yang diperbarui, termasuk penggunaan gril berwarna senada dengan bodi. Velg baru berukuran 20 inci juga diperkenalkan, menggunakan kombinasi material aluminium dan resin untuk mengurangi bobot.
Pilihan warna turut diperluas dengan tiga opsi warna two-tone dan lima warna monokrom. Sementara itu, interior kini tersedia dalam opsi warna Putih dan Hijau baru. Meski layout kabin tidak berubah secara signifikan, nuansa modern tetap diperkuat melalui peningkatan sistem infotainment.
Ariya terbaru telah dibekali sistem infotainment berbasis Google, yang memungkinkan akses langsung ke Google Maps dan Google Play Store. Selain itu, sistem manajemen baterai kini terintegrasi dengan navigasi, sehingga mampu mengatur suhu baterai secara otomatis sesuai rute perjalanan untuk menjaga performa dan efisiensi.
Pertegas Strategi Elektrifikasi Nissan
Kehadiran Nissan Wave dan pembaruan pada Ariya menunjukkan strategi Nissan yang semakin agresif di pasar kendaraan listrik. Pendekatan yang diambil bersifat dua arah: menghadirkan EV kompak bergaya emosional untuk pasar urban, serta memperkuat SUV listrik premium dengan teknologi dan performa yang lebih matang.
Langkah ini juga menegaskan upaya Nissan untuk tetap relevan di tengah persaingan ketat industri mobil listrik global yang kian padat pada tahun 2026.