Mobil Listrik Mini Smart #2 Terpantau Lakukan Uji Jalan, Siap Debut di Beijing Auto Show 2026
Smart kembali memproduksi mobil listrik berukuran kecil, dibuktikan dengan penampakan model terbarunya, Smart #2, yang tertangkap kamera saat menjalani uji jalan di Tiongkok. Mobil ini dijadwalkan akan meluncur secara resmi pada ajang Beijing Auto Show 2026 yang akan diselenggarakan mulai 24 April mendatang. Kehadiran Smart #2 ini menjadi sinyal kuat kembalinya merek tersebut ke segmen mobil listrik mini, mengingatkan pada desain eksterior generasi kedua Smart ForTwo.
Sejak menjadi perusahaan patungan 50:50 antara Geely dan Mercedes-Benz pada tahun 2019, Smart memang mengalihkan fokusnya pada produksi kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) dan plug-in hybrid (PHEV). Dalam beberapa tahun terakhir, ukuran mobil-mobil Smart cenderung membesar. Sebagai contoh, sedan Smart #6 EHD dengan panjang 4.906 mm akan memasuki pasar Tiongkok tahun ini. Hal ini menunjukkan adanya perubahan strategi yang menjauh dari warisan mobil berukuran mungil.
Kembali ke Jati Diri Mobil Mini
Namun, pengumuman resmi dari Smart tahun lalu menegaskan rencana peluncuran mobil kota dua pintu bernama #2 pada akhir tahun 2026. Citra teaser model ini telah dirilis pada Januari 2026. Dan kini, pada 6 April 2026, Smart #2 terlihat melakukan uji jalan di Tiongkok sebagai persiapan jelang peluncuran resminya.
Secara visual, Smart #2 baru ini sangat mirip dengan hatchback Smart ForTwo generasi kedua. Mobil ini memiliki overhang pendek, kap mesin yang ringkas, lampu depan yang imut, serta dua unit wiper kaca depan. Smart #2 juga mengadopsi atap dengan warna kontras dan spion samping yang berukuran cukup besar. Foto-foto yang beredar mengindikasikan port pengisian daya terletak di spatbor depan.
Desain dan Arsitektur Baru
Mobil ini mengadopsi gagang pintu yang terintegrasi pada tepian pintu. Unit Smart #2 yang tertangkap kamera menggunakan pelek baja, yang memberikan kesan sedikit lebih kekar pada tampilannya. Namun, diperkirakan versi produksi massal akan dilengkapi dengan pelek aluminium. Fitur lain yang menonjol adalah penempatan kamera di belakang kaca depan.
Sebelumnya telah diinformasikan bahwa Smart #2 akan dibangun di atas arsitektur modular ECA yang baru. Arsitektur ini menawarkan powertrain dan teknologi yang dikembangkan oleh Geely, sementara tim Mercedes-Benz bertanggung jawab atas desain eksterior Smart #2. Tong Xiangbei, CEO global Smart, pernah menyatakan bahwa memproduksi mobil mikro justru lebih kompleks dibandingkan mengembangkan mobil berukuran besar.
Spesifikasi dan Target Pasar
Berdasarkan informasi terdahulu, Smart #2 akan dibekali motor listrik tunggal pada poros belakang dan baterai berkapasitas 30 kWh. Panjang mobil ini diperkirakan sekitar 2,7 meter dengan jarak sumbu roda mencapai 1,9 meter. Kehadiran Smart #2 diharapkan dapat mendongkrak penjualan merek tersebut di Tiongkok. Data dari China EV DataTracker menunjukkan bahwa Smart hanya berhasil menjual 2.974 unit di Tiongkok sepanjang Januari hingga Februari 2026.
Keputusan Smart untuk kembali ke segmen mobil listrik mini sangat relevan di tengah tren urbanisasi dan meningkatnya kesadaran lingkungan. Mobil berukuran kecil menawarkan solusi mobilitas yang efisien di perkotaan padat, meminimalkan masalah parkir, dan mengurangi jejak karbon. Kembalinya Smart ke akar desainnya yang mungil ini diharapkan dapat merebut kembali hati konsumen yang merindukan kelincahan dan kepraktisan mobil kota ikonik mereka.