Detak.Media — SUV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) premium Denza B8 semakin dekat dengan pasar Indonesia setelah dijadwalkan meluncur resmi di Malaysia pada 21 Mei 2026. Setelah peluncuran, unit ini akan dipamerkan ke publik di Bangsar Shopping Centre, Kuala Lumpur, pada 22 hingga 24 Mei 2026. Agenda tersebut menandai langkah ekspansi regional Denza di Asia Tenggara setelah sebelumnya model ini diperkenalkan di Thailand.
Denza B8 sejatinya merupakan versi rebadge dari Fangchengbao Bao 8 yang lebih dulu dipasarkan di Tiongkok. Sinyal kehadirannya di Indonesia menguat setelah nama model ini terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dengan pemohon BYD Company Limited. Pola ini identik dengan langkah yang sebelumnya dilakukan sebelum menghadirkan Denza D9 ke pasar Indonesia pada awal 2025.
Spesifikasi Teknis dan Sistem Penggerak DMO

Denza B8 dibangun sebagai SUV 4×4 dengan sistem Dual-Mode Off-road (DMO) khas BYD yang menggabungkan mesin bensin 2.0 liter turbo empat silinder dengan dua motor listrik di masing-masing poros roda. Motor listrik depan menghasilkan tenaga 272 PS dan torsi 360 Nm, sementara motor belakang menyumbang 408 PS dan 400 Nm. Kombinasi keduanya menghasilkan total output sistem 578 PS atau setara 425 kW dengan torsi puncak mencapai 760 Nm, memungkinkan akselerasi dari 0 hingga 100 km per jam dalam waktu 4,8 detik.
Sumber tenaga listrik berasal dari baterai Blade berkapasitas 36,8 kWh yang memungkinkan jarak tempuh murni listrik hingga 115 km berdasarkan pengujian NEDC atau sekitar 100 km menurut standar WLTP. Ketika dikombinasikan dengan tangki bahan bakar berkapasitas 91 liter, jarak jelajah total kendaraan ini diklaim bisa mencapai sekitar 905 km. Pengisian daya mendukung arus DC hingga 120 kW yang memungkinkan pengisian 30 hingga 80 persen dalam 16 menit, serta pengisian AC 11 kW. Denza B8 juga dibekali fitur Vehicle-to-Load (V2L) dengan daya hingga 6,6 kW untuk menyuplai kebutuhan listrik eksternal.
Karakter off-road Denza B8 diperkuat oleh penggunaan suspensi hidrolik pintar DiSus-P yang mampu menyesuaikan tinggi kendaraan hingga 140 mm. Sistem ini membuat mobil memiliki kemampuan melintasi genangan air dengan kedalaman hingga 890 mm. Selain itu, sistem penggeraknya dilengkapi differential lock mekanis di roda depan dan belakang untuk memastikan traksi tetap optimal di medan ekstrem.
Pendekatan ini memperlihatkan bahwa Denza B8 tidak hanya berorientasi pada efisiensi energi melalui teknologi PHEV, tetapi juga benar-benar dirancang sebagai SUV tangguh untuk kebutuhan petualangan.
Desain Eksterior dan Interior Futuristis

Dari sisi desain, Denza B8 mengusung bahasa desain “Starship Mecha” dengan tampilan kotak dan tegas. Lampu depan LED mengusung desain Starship Wing, sementara lampu belakang tampil dengan konsep Energy Thruster. Untuk pasar ekspor termasuk Malaysia, model ini menggunakan pelek hitam berukuran 20 inci yang mempertegas karakter gagahnya.
Masuk ke kabin, nuansa futuristis langsung terasa melalui kluster instrumen digital berukuran 12,3 inci, layar sentuh utama 17,3 inci yang dapat berputar, serta layar tambahan 12,3 inci di depan penumpang. Tata letak kursi tersedia dalam konfigurasi enam penumpang dengan captain seat di baris kedua maupun tujuh penumpang untuk kebutuhan keluarga.
Indikasi Kuat Menuju Peluncuran di Indonesia
Pendaftaran Denza B8 di DJKI menjadi indikator administratif yang lazim dilakukan sebelum peluncuran resmi di Indonesia. Dengan pola distribusi yang sebelumnya dimulai dari Thailand lalu Malaysia, langkah berikutnya sangat mungkin mengarah ke pasar Indonesia dalam waktu dekat.
Di pasar Tiongkok, Fangchengbao Bao 8 dipasarkan pada kisaran CNY 400.000 hingga CNY 500.000, setara sekitar Rp890 juta hingga Rp1,12 miliar. Jika mengacu pada strategi harga Denza di Indonesia sebelumnya, besar kemungkinan Denza B8 akan bermain di rentang harga Rp1 miliaran ketika resmi dipasarkan di Tanah Air.
Dengan kombinasi performa tinggi, kemampuan off-road serius, teknologi PHEV mutakhir, serta kemewahan interior, Denza B8 berpotensi menjadi penantang baru di segmen SUV premium Indonesia yang selama ini belum banyak menawarkan perpaduan karakter tersebut dalam satu paket.
Ikuti Detak.Media
