China Mendominasi Ranking Akselerasi Mobil Listrik Dunia, Hyptec SSR Cetak 1,9 Detik Kalahkan Tesla dan Porsche
Produsen mobil listrik asal China kembali mengukuhkan dominasinya di arena performa. Data AutoLab terbaru menunjukkan tiga posisi teratas daftar 20 kendaraan energi baru (NEV) produksi massal dengan akselerasi 0–100 km/j tercepat di dunia diisi oleh merek-merek China.
Di puncak, GAC Hyptec SSR 2024 Sprint Extreme Edition mencatat waktu 1,9 detik, mengungguli pesaing global termasuk Tesla dan pabrikan Eropa. Hasil itu menegaskan percepatan teknologi powertrain, baterai, dan manajemen traksi dari produsen Cina.
Posisi pertama hingga ketiga sepenuhnya dikuasai merek China. GAC Hyptec SSR 2024 Sprint Extreme Edition menjadi yang tercepat dengan 1,9 detik.
- GAC Hyptec SSR 2024 Sprint Extreme Edition — 1,9 detik
- Xiaomi SU7 Ultra — 1,98 detik
- Zeekr 001 FR 2025 — 2,02 detik
Persaingan Ketat dengan Tesla, Porsche, dan Lamborghini
Setelah tiga teratas, daftar dilanjutkan oleh nama-nama global. Tesla Model S Plaid menempati urutan keempat dengan 2,1 detik, diikuti Porsche Taycan Turbo GT pada 2,2 detik.
Dalam sepuluh besar juga muncul model lain dari China dan Eropa, termasuk BYD, Lamborghini, dan Maserati.
| Posisi | Model | 0–100 km/j |
|---|---|---|
| 1 | GAC Hyptec SSR 2024 Sprint Extreme Edition | 1,9 detik |
| 2 | Xiaomi SU7 Ultra | 1,98 detik |
| 3 | Zeekr 001 FR 2025 | 2,02 detik |
| 4 | Tesla Model S Plaid | 2,1 detik |
| 5 | Porsche Taycan Turbo GT | 2,2 detik |
| 6 | Yangwang U9 (BYD) | 2,36 detik |
| 7 | Lamborghini Revuelto | 2,5 detik |
| 8 | Tesla Model X Plaid | — |
| 9 | BYD Han EV High Performance | — |
| 10 | Maserati GranTurismo Folgore | — |
Dominasi Hypercar Listrik China tak hanya berhenti di sepuluh besar. Model seperti IM L6 Ultra, Xiaomi SU7 Long-Range AWD, Zeekr 007, dan Yangwang U7 masuk dalam peringkat 11–20.
Keberadaan model-model ini memperlihatkan sebaran performa tinggi yang konsisten di berbagai segmen harga, memperkuat posisi produsen EV China di pasar global.
Wacana Regulasi Akselerasi Picu Perdebatan
Seiring lonjakan performa, otoritas China tengah mengkaji rancangan standar keselamatan baru. Salah satu usulan menyebutkan kendaraan penumpang harus menyala pada mode default dengan akselerasi tidak lebih cepat dari 5 detik untuk 0–100 km/j.
Kementerian Keamanan Publik China menegaskan langkah ini dimaksudkan sebagai pengaturan awal demi keselamatan, bukan pembatasan permanen. Pengemudi tetap dapat mengaktifkan mode performa yang memungkinkan akselerasi lebih cepat.
Hasil daftar AutoLab menjadi bukti bahwa produsen EV China tidak hanya bersaing soal harga, tetapi juga mencapai kemajuan signifikan dalam performa. Banyaknya model China di posisi teratas menunjukkan peningkatan kematangan teknologi powertrain dan manajemen traksi.
Dominasi ini menandai pergeseran penting dalam industri otomotif global, dengan Asia—khususnya China—menguat dalam hal efisiensi dan kemampuan mobil listrik produksi massal.