Detak.Media — Slogan “Kalah Jadi Cacing, Menang Jadi Naga” yang dibentangkan oleh suporter Persija Jakarta, The Jakmania, justru berbalik menjadi bahan ejekan setelah tim kesayangan mereka menelan kekalahan 1-2 dari rival abadi, Persib Bandung, dalam laga pekan ke-32 Super League 2025/2026, Minggu (10/5/2026). Hasil minor di Stadion Segiri, Samarinda, ini tidak hanya mengubur harapan Persija untuk merengkuh gelar juara musim ini, tetapi juga memicu gelombang sindiran yang viral di berbagai platform media sosial dengan narasi “Persija Jadi Cacing”.
Kronologi Slogan yang Berubah Makna
Laga bertajuk Derby Indonesia antara Persija Jakarta dan Persib Bandung selalu menyajikan tensi tinggi. Sebelum pertandingan dimulai, sebuah spanduk besar bertuliskan slogan “Kalah Jadi Cacing, Menang Jadi Naga” dibentangkan oleh The Jakmania. Slogan ini sejatinya dimaksudkan sebagai pemantik semangat bagi skuad Macan Kemayoran dan wujud kepercayaan diri tinggi jelang duel krusial ini.
Persija sempat menunjukkan taringnya dengan unggul lebih dahulu pada menit ke-20 melalui gol Alaaeddine Ajaraie. Momen tersebut bahkan dimanfaatkan para pemain Persija untuk melakukan selebrasi dengan menunjuk ke arah spanduk raksasa tersebut, seolah menegaskan semangat “Naga” yang mereka usung. Namun, dominasi Persija tidak bertahan lama. Persib Bandung, yang memiliki reputasi sebagai “rajanya comeback“, berhasil membalikkan keadaan. Adam Alis menjadi bintang dengan mencetak dua gol kemenangan bagi Maung Bandung pada menit ke-28 dan ke-37.
Kekalahan ini secara matematis mengakhiri perburuan gelar juara bagi Persija Jakarta. Mereka kini tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung, dengan hanya tersisa dua pertandingan.
Ejekan Massal di Dunia Maya
Begitu peluit akhir dibunyikan, slogan yang tadinya menjadi kebanggaan justru berubah fungsi menjadi “senjata makan tuan”. Para pengguna media sosial, khususnya pendukung tim lawan, segera memanfaatkan momen ini untuk melancarkan ejekan. Kutipan spanduk tersebut dibanjiri sindiran di platform seperti X (Twitter), TikTok, dan Instagram. Tagar dan kata kunci “Persija Jadi Cacing” dan “Cacing Kemayoran” seketika menjadi trending topic, bahkan berkembang menjadi meme-meme kreatif yang menyebar luas di komunitas sepak bola nasional.
Tokoh di Balik Slogan dan Pertandingan
Kelompok suporter Persija Jakarta, The Jakmania, menjadi pihak yang membentangkan spanduk “Kalah Jadi Cacing, Menang Jadi Naga”. Klub Persija Jakarta sendiri menjadi pihak yang menelan kekalahan dalam pertandingan penting ini, sehingga slogan suporter mereka berbalik menjadi sindiran. Di sisi lain, Persib Bandung, sebagai rival abadi, berhasil memenangkan laga dan memicu viralnya ejekan tersebut. Pemain Persija, Alaaeddine Ajaraie, sempat mencetak gol pembuka, sementara Adam Alis menjadi pahlawan Persib dengan dua golnya. Pelatih kepala Persija Jakarta, Mauricio Souza, tentu merasakan tekanan atas kekalahan ini.
Pernyataan dan Reaksi
Sebelum pertandingan, perwakilan The Jakmania, Korwil Kebagusan Ronaldo, sempat menyampaikan pesan emosional kepada para pemain Persija, menekankan pentingnya kemenangan. “Dari kita cuma ingin satu, tidak ada kata lain yaitu kemenangan,” ujarnya, seraya mengingatkan pemain untuk bermain dengan hati.
Namun, pasca-kekalahan, berbagai komentar pedas muncul di media sosial. “Katanya naga kok akhirnya jadi cacing mania…!” tulis salah seorang netizen. Kekhawatiran juga diungkapkan beberapa pihak yang menilai keberadaan spanduk tersebut terlalu berisiko dan berpotensi menambah tekanan bagi pemain di lapangan.
Perkembangan Terbaru: Drama Digital Berlanjut
Narasi “Persija Jadi Cacing” dan “Cacing Kemayoran” terus mendominasi percakapan di media sosial, menambah panjang daftar drama di luar lapangan yang kerap mewarnai rivalitas Persija dan Persib. Berbagai kreasi digital, mulai dari editan logo, foto pemain, hingga meme bertema ‘Cacing Kemayoran’, terus bermunculan sebagai bentuk candaan dan sindiran. Fenomena ini menegaskan bahwa rivalitas kedua tim tidak hanya berlangsung di lapangan hijau, tetapi juga meluas ke ranah digital melalui perang meme dan sindiran. Postingan di Instagram akun resmi Persib Bandung pasca-pertandingan pun dilaporkan mencapai lebih dari 1 juta like, mengindikasikan tingginya antusiasme dan engagement publik terhadap laga ini.
Ikuti Detak.Media
