Pimpin Klasemen BRI Super League, Bojan Hodak Ingatkan Persib soal Tantangan Sulit di Kandang Persik
Persib Bandung berhasil menutup tahun 2025 di puncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026, namun pelatih Bojan Hodak langsung mewanti-wanti anak asuhnya agar tidak terlena. Tim Maung Bandung dihadapkan pada laga tandang yang diprediksi sulit melawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya pada Senin, 5 Januari 2026.
Pangeran Biru kokoh di posisi teratas dengan koleksi 34 poin dari 15 pertandingan, hasil dari 11 kemenangan, 1 seri, dan 3 kekalahan. Raihan poin ini sama dengan pesaing terdekatnya, Borneo FC, namun Persib unggul dalam catatan head-to-head setelah menang 3-1 pada 5 Desember lalu. Posisi puncak klasemen ini diamankan setelah Borneo FC tersandung kekalahan 2-3 dari Malut United pada Minggu, 28 Desember 2025.
Waspada Ancaman Macan Putih
Bojan Hodak menegaskan bahwa status pemuncak klasemen tidak membuat timnya lengah. Pelatih asal Kroasia tersebut secara terang-terangan menyebut laga tandang melawan Persik Kediri sebagai tantangan berat yang harus dihadapi dengan kewaspadaan penuh.
“Laga melawan Kediri selalu sulit. Mereka punya catatan bagus saat bermain di kandang, jadi ini akan menjadi satu laga sulit lainnya. Semoga kami bisa menang di sana,” ujar Hodak.
Menurut Hodak, Persik memiliki rekor kandang yang solid dan dikenal sebagai tim dengan organisasi permainan yang kuat serta agresif di hadapan pendukungnya sendiri. Ia menyoroti potensi ancaman dari pemain-pemain cepat Persik yang bisa menghukum setiap kesalahan kecil melalui serangan balik. Oleh karena itu, disiplin dalam menjaga kedalaman lini pertahanan menjadi kunci.
Ujian Konsistensi di Awal Tahun
Pertandingan melawan Persik Kediri akan menjadi ujian konsistensi pertama bagi Persib di awal tahun 2026. Laga ini krusial untuk membuktikan bahwa mereka memang layak menyandang status sebagai pemimpin klasemen dan mempertahankan momentum positif.
Hodak menekankan pentingnya menjaga fokus dan mentalitas pemain, terutama karena status sebagai pemuncak klasemen menjadikan Persib target utama yang ingin dikalahkan oleh semua tim. Tim pelatih telah menyiapkan strategi khusus, termasuk pemulihan kondisi fisik dan pemantapan transisi, untuk menghadapi gaya permainan Persik.
Setelah lawatan ke Kediri, Persib masih dihadapkan pada satu laga besar lainnya, yakni menjamu Persija Jakarta pada 11 Januari 2026. Dua pertandingan beruntun ini menjadi penentu posisi Maung Bandung di akhir putaran pertama Super League 2025/2026.
Dominasi Persib dan Persaingan Papan Atas
Persib Bandung berhasil menorehkan performa impresif sepanjang paruh pertama musim, terutama di bulan Desember 2025. Kemenangan 1-0 atas PSM Makassar pada 27 Desember 2025 menjadi salah satu faktor kunci yang membawa mereka kembali ke puncak klasemen.
Skuad asuhan Bojan Hodak sempat terseok di papan tengah pada awal musim 2025/2026, namun perlahan menunjukkan karakter sebagai tim juara. Konsistensi ini membuat banyak pengamat sepak bola nasional menilai peluang Persib untuk meraih gelar juara Liga 1 kembali terbuka lebar.
Meskipun demikian, persaingan di papan atas Super League tetap ketat. Selain Borneo FC yang memiliki poin sama, Malut United juga merangsek ke posisi ketiga dengan 31 poin, disusul Persija Jakarta di peringkat keempat dengan 29 poin. Hasil-hasil pertandingan di awal tahun 2026 akan sangat menentukan peta persaingan menuju gelar juara.