Detak.Media — Persipura Jayapura akan menghadapi Adhyaksa FC dalam laga play-off promosi Championship Liga 2 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026). Pertandingan ini menjadi duel hidup mati bagi kedua tim untuk memperebutkan satu tiket terakhir menuju Super League musim depan.
Laga diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama tampil impresif sepanjang musim. Persipura datang dengan status tuan rumah sekaligus tim yang lebih berpengalaman di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Sementara Adhyaksa FC berambisi menciptakan sejarah dengan promosi untuk pertama kalinya ke Super League.
Persipura Andalkan Momentum dan Dukungan Suporter
Persipura Jayapura memastikan diri tampil di laga play-off usai menutup fase grup dengan kemenangan penting 2-0 atas Persiku Kudus pada Minggu (3/5/2026).
Dua gol kemenangan Mutiara Hitam dicetak oleh Williams Lugo dan Jeam Kelly Sroyer. Hasil tersebut membuat Persipura finis sebagai runner-up Grup 2 dengan koleksi 56 poin.
Jumlah poin Persipura sebenarnya sama dengan PSS Sleman yang keluar sebagai juara grup. Namun, tim asal Papua kalah dalam rekor head to head sehingga harus menjalani laga tambahan untuk memperebutkan tiket promosi.
Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, menilai timnya berada dalam tren positif menjelang pertandingan penentuan. Ia menyebut mental dan agresivitas permainan skuad Persipura mengalami peningkatan dalam beberapa laga terakhir.
Selain faktor performa, Persipura juga akan mengandalkan dukungan penuh publik Jayapura di Stadion Lukas Enembe. Atmosfer kandang diperkirakan menjadi salah satu keuntungan besar bagi tim Mutiara Hitam dalam laga penentuan ini.
Adhyaksa FC Datang dengan Ambisi Besar
Di kubu lawan, Adhyaksa FC datang ke Papua dengan motivasi tinggi untuk mencetak sejarah baru klub.
Tim asal Banten tersebut sukses finis sebagai runner-up Grup A dengan torehan 51 poin. Pencapaian itu terbilang spesial mengingat Adhyaksa FC merupakan klub yang baru promosi ke Liga 2 setelah menjuarai Liga 3 Nasional musim 2023/2024.
Klub yang identik dengan institusi Kejaksaan Republik Indonesia itu juga dikenal sebagai salah satu tim kejutan sepanjang musim. Sebelum berganti nama menjadi Adhyaksa FC, klub tersebut sempat dikenal sebagai Adhyaksa Farmel.
Skuad asuhan Ade Suhendra telah tiba di Jayapura sejak Rabu (6/5/2026). Setibanya di Papua, tim langsung menjalani sesi latihan ringan guna memulihkan kondisi fisik setelah perjalanan panjang dari Jakarta.
Ade Suhendra memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi siap menghadapi tekanan bermain di kandang Persipura.
“Untuk persiapan kita sudah lakukan selama satu tahun untuk mencapai babak ini. Jadi kita tetap siap untuk pertandingan hari Jumat nanti. Secara tim semua pemain dalam keadaan baik dan siap untuk pertandingan nanti,” ujar Ade Suhendra.
Ia juga menegaskan timnya memiliki pengalaman meraih kemenangan dalam laga tandang sepanjang musim ini sehingga optimistis bisa memberikan kejutan di Jayapura.
Format Single Match Jadi Penentu
Berbeda dengan fase sebelumnya, laga play-off promosi ini digelar menggunakan format single match. Artinya, hanya satu pertandingan yang akan menentukan tim terakhir yang lolos ke Super League musim depan.
Jika pertandingan berakhir imbang selama 90 menit, duel akan berlanjut ke babak tambahan hingga adu penalti untuk menentukan pemenang.
Sementara itu, dua tiket promosi lainnya telah diamankan oleh Garudayaksa FC dan PSS Sleman yang keluar sebagai juara grup masing-masing. Kedua tim juga dijadwalkan bertemu di partai final Championship Liga 2 2025/2026.
Bagi Persipura, laga ini menjadi kesempatan penting untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah beberapa musim tertahan di Liga 2. Sedangkan bagi Adhyaksa FC, kemenangan akan menjadi pencapaian terbesar klub sejak berdiri pada 2020.
Ikuti Detak.Media
