Persijap Jepara Resmi Rekrut Dua Pemain Asing Asal Spanyol untuk Perkuat Lini Serang dan Pertahanan

Menjelang akhir putaran pertama BRI Super League 2025/2026, Persijap Jepara mengambil langkah strategis dengan mendatangkan dua pemain asing baru. Keputusan ini diambil untuk memperkuat tim dalam menghadapi paruh kedua kompetisi, terutama demi keluar dari posisi sulit di klasemen.

Dua amunisi anyar yang didatangkan berasal dari Spanyol, yakni Jose Luis Espinosa “Tiri” dan Borja Herrera. Keduanya memiliki rekam jejak bermain di Liga India sebelum bergabung dengan klub berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut. Tiri sebelumnya memperkuat Mumbai FC sebagai bek, sementara Borja pernah menjadi gelandang di FC Goa.

Kedua pemain ini tidak hanya berpengalaman di kancah Asia, tetapi juga pernah menimba ilmu di level sepak bola Eropa. Tiri sempat menjadi bagian dari Atletico Madrid B, dan Borja pernah menjalani masa peminjaman di Real Valladolid. Pengalaman ini diharapkan dapat mendongkrak performa Persijap.

Pelatih Persijap, Divaldo Alves, menyambut positif kedatangan dua pemain tersebut. Ia menilai Borja memiliki kemampuan komplet sebagai gelandang serang yang bisa mengatur tempo, mencetak gol, dan melakukan penetrasi. Sementara itu, Tiri diharapkan mampu menjadi komandan di lini belakang pertahanan Persijap.

“Borja adalah gelandang serang yang bisa segalanya, mulai mengatur tempo, menembak, hingga melakukan penetrasi. Sementara Tiri, kami memang membutuhkan bek berkualitas, dan dia bisa menjadi komando di lini belakang,” ujar Divaldo kepada Jawa Pos.

Borja diharapkan dapat menjadi solusi minimnya produktivitas gol Persijap yang baru mencetak 14 gol dari 16 pertandingan. Di sisi lain, kehadiran Tiri diharapkan dapat memperkokoh lini pertahanan yang sejauh ini telah kebobolan 30 gol, menjadikannya tim dengan jumlah kebobolan terbanyak ketiga.

Divaldo Alves menyatakan bahwa mendatangkan pemain berkualitas adalah kunci untuk keluar dari zona degradasi. “Saya sudah memiliki pengalaman menangani tim papan bawah. Untuk bisa keluar dari situ (zona degradasi), kami harus mendatangkan pemain yang sangat berkualitas,” tuturnya.

Dengan tambahan dua pemain asing ini, Persijap Jepara kini memiliki total 11 pemain impor. Pelatih asal Portugal itu juga mengindikasikan akan ada evaluasi terhadap skuad yang ada, termasuk kemungkinan pencoretan beberapa pemain lama dan pencarian penyerang lokal yang berpengalaman.

“Evaluasi pasti ada. Akan ada pemain yang keluar, tetapi ada juga yang tetap bertahan. Yang jelas, saat ini kami masih membutuhkan goal getter yang berkualitas. Kami bisa mencari pemain yang sudah berpengalaman di Indonesia,” jelas Divaldo.

Langkah Persijap dalam mendatangkan pemain baru juga diikuti oleh tim lain yang berada di papan bawah. Semen Padang, misalnya, baru saja merekrut bek asal Kolombia, Jaime Geraldo, untuk memperkuat pertahanan mereka.