Persijap Jepara Jadikan Kekalahan Telak dari Persebaya sebagai Motivasi Lawan Persija Jakarta

Persijap Jepara bertekad mengubah kekalahan telak 0-4 dari Persebaya Surabaya di BRI Super League 2025/2026 menjadi motivasi untuk menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu (3/1). Laga ini menjadi pertandingan kedua di bawah arahan pelatih baru, Divaldo Alves.

Kekalahan dari Persebaya menjadi pelajaran berharga bagi ‘Laskar Kalinyamat’. Situasi ini justru dianggap sebagai pemicu semangat untuk meraih hasil positif di kandang Persija.

Motivasi dari Kekalahan Telak

Gelandang Persijap, Wahyudi Hamisi, menyatakan bahwa kekalahan telak sebelumnya menjadi motivasi tersendiri untuk pertandingan melawan Persija. Ia mengakui bermain di kandang lawan akan menambah tekanan, namun hal tersebut justru menjadi dorongan untuk bisa mencuri poin.

“Sebelumnya kita mengalami kekalahan yang cukup telak. Itu menjadi motivasi tersendiri buat kita untuk pertandingan (melawan Persija) ini dan kita tahu kita main di depan suporternya Persija itu juga bermaksud menjadi motivasi untuk kita sendiri, dan semoga insyaallah kita bisa bawa pulang poin dari sini,” ujar Wahyudi Hamisi pada konferensi pers pra-pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.

Ambisi Keluar dari Zona Degradasi

Saat ini, Persijap menduduki peringkat ke-17 klasemen sementara Super League dengan sembilan poin dari 15 pertandingan. Ambisi untuk segera keluar dari zona degradasi menjadi fokus utama tim.

Wahyudi menyadari kekuatan Persija sebagai tim papan atas. Namun, ia berharap posisi Persijap di papan bawah justru dapat memotivasi pemain untuk tampil maksimal dan meraih poin tandang.

“Persija bukan tim yang sembarangan. Persija tim yang sangat kuat di liga sekarang ini, dan kita tahu sekarang berada di zona yang lagi di papan bawah dan semoga itu menjadi motivasi tersendiri buat kita besok buat ambil poin di sini,” jelas pemain berusia 28 tahun itu.

Persiapan Menghadapi Tim Macan Kemayoran

Bagi Wahyudi, menghadapi Persija bukanlah pengalaman baru. Sebagai pemain yang telah berkarier di Liga Indonesia sejak 2016, ia sudah beberapa kali berhadapan dengan tim ‘Macan Kemayoran’.

Oleh karena itu, ia mengaku tidak ada persiapan khusus untuk pertandingan kali ini. Pengalamannya menghadapi Persija dianggap sudah cukup.

“Kalau persiapan secara khusus tidak ada ya, karena ini bukan pertama kali saya main lawan Persija,” tuturnya.

Jadwal Padat Persijap di Januari

Setelah bertandang ke markas Persija, Persijap dijadwalkan menghadapi dua laga berat lainnya pada Januari. Tim akan menjamu Dewa United pada 12 Januari, dilanjutkan dengan menjamu PSM Makassar pada 24 Januari.