Persib Bandung Incar Rekor Sempurna di Kandang Jelang Hadapi Persija Jakarta
Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) telah menjelma menjadi benteng pertahanan tak tertembus bagi Persib Bandung sepanjang putaran pertama Liga Super 2025/2026. Tim berjuluk Maung Bandung ini sukses meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan kandang yang telah dilakoni.
Kini, Persib bersiap menghadapi laga kandang pamungkas melawan rival bebuyutan, Persija Jakarta, pada 11 Januari 2026. Pertandingan ini menjadi penentu ambisi Persib untuk menutup paruh pertama musim dengan rekor kemenangan kandang 100 persen.
Tren Kemenangan Kandang Persib
Kedigdayaan Persib di GBLA dimulai sejak pekan pertama, 9 Agustus 2025, dengan mengalahkan Semen Padang 2-0. Gol-gol dicetak oleh Uilliam Barros dan Febri Hariyadi.
Tren positif terus berlanjut pada 12 September 2025, kala Persib menumbangkan Persebaya Surabaya 1-0 melalui gol tunggal Uilliam Barros. Kemenangan kandang kembali diraih saat menjamu Persis Solo pada 27 Oktober 2025, dengan skor 2-0 berkat duet Luciano Guaycochea dan Uilliam Barros.
Dewa United menjadi korban berikutnya pada 21 November 2025, menyerah 0-1 setelah gol penalti Andrew Jung memastikan tiga poin bagi tuan rumah. Pada laga tunda pekan keempat yang digelar 5 Desember 2025, Persib tampil dominan mengalahkan pemuncak klasemen Borneo FC dengan skor 3-1. Tiga gol kemenangan dicetak oleh Ramon Tanque, Federico Barba, dan Saddil Ramdani.
Dominasi berlanjut pada 21 Desember 2025 saat menjungkalkan tim promosi Bhayangkara FC 2-0 melalui brace Ramon Tanque. Terakhir, PSM Makassar harus mengakui keangkeran GBLA setelah kalah 1-0 melalui sundulan tajam Andrew Jung.
Pertahanan Kokoh dan Dukungan Bobotoh
Menariknya, dari tujuh laga kandang tersebut, hanya penyerang Borneo FC, Joel Vinicius, yang berhasil mencetak gol ke gawang Persib. Catatan ini menegaskan betapa kokohnya pertahanan Maung Bandung saat bermain di hadapan publik sendiri.
Rekor sempurna ini tidak lepas dari dukungan masif dari para Bobotoh. Tercatat sebanyak 155.958 penonton hadir langsung di stadion dalam tujuh pertandingan tersebut. Puncak kehadiran penonton terjadi saat laga melawan PSM Makassar, yang menyedot 29.288 pasang mata.
Kini, ujian sesungguhnya menanti. Laga klasik melawan Persija Jakarta diprediksi akan menjadi duel paling panas di awal tahun 2026, sekaligus menjadi penentu kesempurnaan rekor kandang Persib di putaran pertama.