Paul Doyle Terima Hukuman Berat 21 Tahun Penjara atas Insiden Tabrakan Suporter Liverpool
Paul Doyle, pelaku tabrakan maut di parade juara Liga Inggris Liverpool, akhirnya dijatuhi vonis penjara selama 21 tahun 6 bulan. Insiden yang terjadi pada 26 Mei 2025 itu menyebabkan lebih dari 100 orang terluka.
Kronologi Insiden dan Persidangan
Saat perayaan gelar Liga Inggris ke-20 Liverpool di pusat kota, Doyle secara mengejutkan menabrakkan mobilnya, sebuah Ford Galaxy, ke arah kerumunan suporter. Aksi nekat ini nyaris membuat Doyle diamuk massa di tempat kejadian.
Lebih dari 100 orang dilaporkan terluka dalam insiden tersebut, dengan korban termuda berusia enam bulan dan tertua 78 tahun. Empat hari setelah kejadian, Doyle, seorang mantan marinir Inggris berusia 54 tahun, mulai menjalani persidangan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Dakwaan dan Vonis
Doyle didakwa menggunakan mobilnya sebagai senjata. Selama persidangan yang berlangsung enam bulan, ia tidak didampingi oleh kerabat atau keluarga.
Ia menghadapi tujuh dakwaan pidana, termasuk dua dakwaan menyebabkan cedera tubuh parah dengan sengaja, dan dua tuduhan melukai dengan sengaja terkait tragedi di Water Street. Selain itu, ayah tiga anak ini juga didakwa mengemudi secara berbahaya dan percobaan mencederai tubuh secara parah.
Pada Selasa (16/12/2025), di Liverpool Crown Court, Doyle akhirnya menerima vonisnya. Selain hukuman penjara, ia juga dilarang mengemudikan kendaraan selama 16 tahun 10 bulan, dan harus menjalani serangkaian tes sebelum diizinkan kembali menyetir setelah bebas.
Dukungan Klub
Menanggapi insiden tersebut, Liverpool FC menyatakan komitmennya untuk memberikan bantuan gratis bagi para korban yang terdampak, khususnya dalam penanganan kesehatan mental mereka. Pernyataan ini menegaskan kepedulian klub terhadap kesejahteraan suporternya.