Ousmane Dembele terpilih sebagai Man of the Match dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions antara PSG melawan Bayern Munchen pada Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Bintang asal Prancis tersebut tampil impresif dengan kontribusi langsung pada gol-gol timnya dalam duel sengit yang berlangsung di markas PSG.

Penampilan eksplosif mantan pemain Barcelona ini menjadi faktor penentu hasil akhir pertandingan yang dinilai sebagai salah satu laga paling spektakuler musim ini. Dembele tercatat mencetak dua gol dan memberikan satu assist guna memastikan keunggulan tim asuhan Luis Enrique atas raksasa Jerman tersebut.

Baca Juga: PSG Berupaya Perpanjang Kontrak Ousmane Dembele, Hindari Kesalahan Fatal Seperti Donnarumma

Kelompok Pengamat Teknis UEFA secara resmi memberikan penghargaan pemain terbaik kepada Dembele karena pengaruhnya yang sangat dominan di lapangan. Pergerakan sang winger di sisi penyerangan membuat lini pertahanan Bayern Munchen yang dikawal Dayot Upamecano kesulitan sepanjang laga.

Dominasi Statistik dan Efektivitas Dembele

Berdasarkan data statistik, Dembele menunjukkan efektivitas yang sangat tinggi di lini serang dengan mencatatkan total tiga percobaan tembakan. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya tepat sasaran dan berbuah gol, sehingga ia memiliki tingkat akurasi tembakan mencapai 67 persen.

Baca Juga: PSG Vs Bayern Munchen Samai Rekor Pertandingan Semifinal Liga Champions Tersubur Sepanjang Sejarah

Selain ketajaman dalam mencetak gol, Dembele juga berperan aktif sebagai kreator serangan dengan menciptakan satu peluang matang bagi rekan setimnya. Ia mencatatkan nilai expected goals (xG) sebesar 1,46 serta total xG + xA mencapai angka 1,55 sepanjang 90 menit pertandingan.

Meskipun hanya mencatatkan 27 sentuhan bola, efisiensi Dembele terlihat dari enam sentuhan yang ia lakukan di dalam kotak penalti lawan. Distribusi bolanya juga tergolong akurat dengan tingkat keberhasilan umpan mencapai 88 persen dari total delapan operan yang dilepaskan.

Penilaian Resmi UEFA dan Susunan Pemain

Kelompok Pengamat Teknis UEFA memberikan alasan kuat di balik penunjukan Dembele sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut. Mereka menyoroti keterlibatan langsung pemain berusia 28 tahun itu dalam hampir seluruh gol yang tercipta untuk Les Parisiens.

“Ousmane Dembele memiliki pengaruh paling besar terhadap jalannya pertandingan yang luar biasa ini. Ia mencetak dua gol, memberikan satu assist, dan terlibat langsung dalam dua gol lainnya,” demikian penilaian resmi UEFA.

Dalam pertandingan ini, PSG menurunkan formasi menyerang dengan menempatkan Dembele bersama Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia di lini depan. Sementara itu, Bayern Munchen mengandalkan Harry Kane di ujung tombak yang didukung oleh trio Michael Olise, Jamal Musiala, dan Luis Diaz sebagai penyokong serangan.