Nkunku Dinilai Masih Perlu Adaptasi di AC Milan, Allegri Ungkap Kendala Utama di Balik Performanya

Penyerang AC Milan, Christopher Nkunku, masih menghadapi tantangan signifikan dalam beradaptasi dengan sepak bola Italia. Pelatih Massimiliano Allegri baru-baru ini menyatakan bahwa pemain asal Prancis itu memerlukan lebih banyak waktu untuk menyatu dengan gaya permainan Serie A yang dikenal rumit dan menuntut. Pernyataan Allegri muncul di tengah spekulasi mengenai masa depan Nkunku yang baru bergabung dengan Rossoneri pada Agustus 2025.

Allegri, dalam konferensi pers jelang laga melawan Hellas Verona pada 27 Desember 2025, membela Nkunku yang belum menunjukkan performa terbaiknya. Ia menekankan bahwa Liga Italia adalah salah satu liga tersulit di dunia, menuntut adaptasi fisik dan mental yang mendalam dari setiap pemain baru. Kondisi ini menjadi sorotan utama mengingat minimnya kontribusi gol Nkunku sejak kedatangannya di San Siro.

Perjalanan Cedera dan Tekanan Transfer

Sebelum bergabung dengan AC Milan, perjalanan karier Christopher Nkunku di Chelsea diwarnai oleh serangkaian cedera serius. Selama musim 2023-2024, Nkunku hanya tampil dalam dua pertandingan Liga Primer sebagai starter dan absen di 39 pertandingan klub akibat masalah cedera, termasuk cedera lutut dan hamstring.

Rekor cederanya sangat mencolok, dengan total 48 pertandingan terlewatkan dan 307 hari absen sejak Piala Dunia 2022. Kondisi ini jelas menghambatnya untuk menemukan ritme permainan dan adaptasi yang diperlukan di Liga Primer Inggris.

Kepindahannya ke AC Milan pada Agustus 2025 dengan biaya transfer €42 juta dari Chelsea, setelah dua tahun di Stamford Bridge, seharusnya menjadi babak baru bagi Nkunku untuk menghidupkan kembali kariernya. Namun, harapan tinggi yang menyertai transfer tersebut belum terpenuhi. Sejak berseragam Rossoneri, Nkunku tercatat baru tampil 11 kali di liga domestik dan belum mencetak satu pun gol hingga 14 Desember 2025. Catatan satu gol dan satu assist sepanjang musim ini (hingga 27 Desember 2025) semakin menambah tekanan terhadapnya.

Tantangan Taktik Allegri dan Liga Italia

Massimiliano Allegri secara terbuka mengakui bahwa Nkunku memiliki kualitas teknik yang luar biasa, terlihat dalam sesi latihan. Namun, pelatih kawakan itu menegaskan bahwa adaptasi di Serie A membutuhkan waktu. “Terkadang ada pemain yang datang dan butuh lebih banyak waktu untuk beradaptasi, juga karena masalah karakter,” ujar Allegri. “Dia memiliki teknik yang sangat tinggi, melihatnya dalam latihan. Saya yakin, dia harus percaya diri karena dia berada di lingkungan yang menginginkannya dan menunggunya mencetak gol.”

Allegri secara spesifik menyoroti perbedaan fundamental antara Serie A dengan liga lain. “Liga Italia sangat mendidik, dan ini adalah yang terbaik kedua di dunia setelah Liga Inggris. Ini jauh lebih sulit. Anda memiliki lebih sedikit ruang, mereka bermain keras terhadap Anda, ada lebih banyak ‘kenakalan’, pertandingan lebih ‘kotor’. Mungkin dia butuh sedikit lebih banyak waktu untuk beradaptasi,” jelas Allegri. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Nkunku harus menyesuaikan diri dengan intensitas fisik, disiplin taktis, dan gaya bertahan yang lebih rapat di Italia, yang mungkin berbeda dari pengalaman sebelumnya di Bundesliga atau Liga Primer.

Statistik Minim dan Spekulasi Masa Depan

Data performa Christopher Nkunku di AC Milan menunjukkan bahwa ia belum mampu memberikan dampak signifikan dalam hal gol. Hingga Desember 2025, Nkunku tercatat tanpa gol di Serie A, meski telah mencatatkan dua assist dan sembilan tembakan ke gawang. Angka-angka ini, ditambah dengan riwayat cedera yang panjang, memicu kekhawatiran di kalangan manajemen dan penggemar Rossoneri.

Situasi ini bahkan telah memicu spekulasi mengenai kemungkinan Nkunku meninggalkan AC Milan pada jendela transfer Januari 2026. Beberapa laporan menyebutkan bahwa Milan sedang mempertimbangkan opsi untuk melepas sang pemain jika ia terus kesulitan beradaptasi dengan sistem taktis Allegri.

Juventus dikabarkan telah melakukan penyelidikan awal mengenai ketersediaan Nkunku, dengan Milan dilaporkan menetapkan harga jual sekitar €35 juta. Pertemuan dengan agen Nkunku, Pini Zahavi, juga dijadwalkan untuk membahas masa depannya di klub. AC Milan berharap Nkunku dapat menemukan kepercayaan diri dan mulai menunjukkan potensi sebenarnya untuk membuktikan investasi besar yang telah dikeluarkan klub.