Manchester City Terkendala Harga Tinggi Crystal Palace untuk Rekrut Marc Guehi
Manchester City dilaporkan menghadapi kendala signifikan dalam upaya merekrut bek tengah Crystal Palace, Marc Guehi. Klub berjuluk The Citizens itu menilai harga yang dipatok Palace terlalu tinggi untuk pemain yang kontraknya akan segera berakhir.
Guehi Menjadi Incaran Klub Raksasa
Marc Guehi, bek tengah berusia 25 tahun, memang menjadi komoditas panas di bursa transfer. Selain Manchester City, klub-klub besar lainnya seperti Liverpool, Arsenal, dan Bayern Munich juga dikabarkan tertarik untuk mendapatkan jasanya.
Kebutuhan City akan tambahan amunisi di lini pertahanan semakin mendesak menyusul cedera yang dialami oleh Ruben Dias dan Josko Gvardiol. Situasi ini mendorong City untuk segera bergerak di pasar transfer.
Tawaran Gaji Terpenuhi, Harga Transfer Jadi Batu Sandungan
Manchester City dilaporkan telah mengirimkan perwakilannya untuk melakukan pendekatan terhadap Guehi. Menurut laporan dari talkSport, City bahkan telah menyanggupi permintaan gaji sang pemain sebesar 200 ribu Pounds per pekan.
Namun, negosiasi menemui jalan buntu terkait angka transfer yang diminta oleh Crystal Palace. Palace mematok harga sebesar 35 juta Pounds, atau setara dengan Rp 793 miliar. Angka ini dinilai terlalu mahal oleh manajemen Manchester City, terutama mengingat kontrak Guehi akan berakhir pada penghujung musim ini.
Palace Tetap pada Pendirian, City Berharap Diskon
Melihat situasi kontrak Guehi, Manchester City dikabarkan telah meminta Crystal Palace untuk menurunkan banderolnya menjadi sekitar 10-20 juta Pounds. Akan tetapi, Palace dilaporkan tetap teguh pada pendiriannya dan tidak menurunkan harga yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Marc Guehi sendiri dikabarkan tetap tenang dan tidak ingin mendesak klubnya untuk menerima tawaran dari City. Jika Manchester City bersedia bersabar, mereka berpotensi mendapatkan Guehi secara gratis pada bursa transfer musim panas mendatang. Namun, risiko klub lain menyalip dalam perburuan tetap ada.