Kylian Mbappe Cedera Lutut, Real Madrid Terancam Tanpa Sang Mesin Gol di Piala Super Spanyol
Kylian Mbappe dilaporkan mengalami cedera lutut yang berpotensi mengancam partisipasinya di Piala Super Spanyol. Cedera ini datang di saat yang krusial bagi Real Madrid, yang tengah memburu trofi pertama musim ini.
Klub mengumumkan kondisi striker asal Prancis tersebut pada Rabu (31/12). Meskipun durasi pasti absennya belum dirinci, perkiraan awal menyebutkan Mbappe harus menepi selama tiga pekan. Absensi ini berpotensi membuatnya melewatkan empat hingga lima pertandingan penting, termasuk turnamen Piala Super Spanyol yang akan bergulir di Arab Saudi awal bulan ini.
Real Madrid dijadwalkan akan menghadapi Atletico Madrid di babak semifinal. Jika berhasil melaju, mereka berpeluang bersua rival abadi, Barcelona, di partai final.
Kerugian Besar Bagi El Real
Absennya Mbappe dipastikan menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Xabi Alonso. Ia merupakan sumber gol utama Los Blancos musim ini, menyumbang 29 dari total 52 gol yang telah diciptakan tim. Kontribusinya jauh melampaui pemain lain; Vinicius Junior dan Jude Bellingham, yang berada di urutan kedua dalam daftar pencetak gol, masing-masing baru mengemas lima gol.
Gaya permainan Real Madrid di bawah asuhan Alonso sejatinya sangat mengandalkan dan memanjakan Mbappe. Namun, hal ini secara tidak langsung mengurangi kontribusi gol dari pemain lainnya. Ketidakhadiran Mbappe kini membuka potensi masalah besar bagi lini serang Madrid.
Musim ini, Mbappe baru sekali absen, yaitu ketika Real Madrid takluk 1-2 dari Manchester City di Liga Champions. Kini, Alonso dihadapkan pada tantangan untuk menjaga ketajaman lini depan tanpa pemain berusia 27 tahun tersebut.
Opsi Pengganti di Lini Depan
Pilihan utama yang tersedia bagi Alonso adalah menurunkan Gonzalo Garcia atau Rodrygo sebagai penyerang tengah. Garcia sempat menunjukkan performa gemilang di posisi tersebut saat Piala Dunia Antarklub 2025, ketika Mbappe absen hampir sepanjang turnamen karena sakit. Rodrygo, di sisi lain, memiliki pengalaman bermain di berbagai posisi lini depan di era Carlo Ancelotti.
Namun, pertanyaan besar muncul mengenai kemampuan mereka untuk memberikan jaminan gol yang setara dengan Mbappe. Rodrygo baru mencetak dua gol dari 20 penampilan musim ini, sementara Garcia belum menyumbangkan gol dari 17 laga yang dimainkannya.