Kemenangan Pertama Bayern Munchen Atas Real Madrid Sejak 2012
Real Madrid harus menelan pil pahit kekalahan di panggung Liga Champions saat menjamu Bayern Munchen pada 8 April 2026. Bertanding di kandang sendiri, Santiago Bernabeu, Los Blancos menyerah dengan skor 1-2 dalam laga yang berlangsung intens sejak awal.
Hasil ini sekaligus menghentikan rekor impresif Real Madrid yang tidak pernah kalah dari Bayern Munchen dalam sembilan pertandingan sejak tahun 2012. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Bayern atas raksasa Spanyol tersebut dalam kurun waktu 14 tahun.
Gol-gol kemenangan Bayern Munchen dicetak oleh Luis Diaz dan Harry Kane, membawa tim tamu unggul dua gol lebih dahulu. Real Madrid hanya mampu membalas satu gol melalui Kylian Mbappe, yang setidaknya menjaga peluang mereka tetap hidup menjelang leg kedua.
Efektivitas Bayern dan Kesulitan Madrid di Babak Pertama
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menurunkan susunan pemain yang telah diprediksi, termasuk menempatkan pemain muda Thiago Pitarch di lini tengah. Namun, Jude Bellingham dan Eduardo Camavinga tidak menjadi pilihan utama dalam pertandingan krusial ini.
Lini tengah Madrid tampak kesulitan menghadapi permainan Bayern yang mengalir cepat dan cair. Meski demikian, tim tuan rumah sempat menciptakan beberapa peluang berbahaya, termasuk kesempatan emas dari Kylian Mbappe yang berhasil digagalkan.
Tekanan dari Bayern Munchen akhirnya membuahkan hasil empat menit sebelum turun minum. Sebuah kesalahan dari Vinicius Junior memungkinkan pemain Bayern merebut bola, yang kemudian dimanfaatkan Serge Gnabry untuk mengirim umpan kepada Luis Diaz. Diaz berhasil menuntaskan peluang tersebut melewati penjagaan Andriy Lunin.
Trent Alexander-Arnold terlihat terlambat dalam mengantisipasi pergerakan mantan rekan setimnya di Liverpool tersebut. Gol pembuka ini melanjutkan performa apik Luis Diaz di musim ini.
Respon Madrid dan Gol Balasan Mbappe
Harapan Real Madrid untuk merespons di awal babak kedua pupus ketika mereka kembali kebobolan dengan cepat. Alvaro Carreras kehilangan bola, dan Michael Olise langsung memanfaatkan situasi tersebut dengan mengirim umpan kepada Harry Kane. Kane berhasil mencetak gol hanya 20 detik setelah pertandingan dimulai kembali.
Tertinggal dua gol membuat pertandingan menjadi lebih terbuka, mendorong Madrid untuk meningkatkan intensitas serangan dan mencoba menekan pertahanan Bayern. Vinicius Junior sempat mendapatkan peluang besar setelah kesalahan Dayot Upamecano, namun gagal memaksimalkannya.
Kylian Mbappe juga dua kali nyaris mencetak gol; satu percobaannya berhasil diselamatkan oleh kiper Manuel Neuer, sementara yang lainnya melebar tipis di sisi tiang jauh. Gol yang ditunggu Madrid akhirnya tercipta setelah serangan dari sisi kanan menghasilkan umpan silang akurat dari Trent Alexander-Arnold.
Mbappe menyambut umpan tersebut dengan penyelesaian yang tidak mampu dihentikan Neuer, memberikan momentum bagi Madrid untuk mengejar hasil imbang. Namun, peluang terbaik berikutnya melalui tendangan melengkung Eder Militao tidak cukup untuk merepotkan Neuer.
Kekalahan ini menuntut Real Madrid untuk tampil maksimal dan mengerahkan seluruh kemampuannya pada leg kedua jika ingin menjaga peluang lolos ke babak semifinal Liga Champions.