— Inter Milan memastikan diri sebagai kampiun Serie A musim 2025/2026 setelah menundukkan Parma Calcio 1913 dengan skor 2-0 pada pekan ke-35. Pertandingan yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (4/5), menjadi momen penentu keberhasilan Nerazzurri mengunci gelar lebih awal.

Kemenangan ini membuat Inter mengoleksi 82 poin di puncak klasemen. Dengan keunggulan 12 angka dari pesaing terdekat, SSC Napoli, yang hanya memiliki 70 poin, posisi Inter sudah tidak mungkin lagi terkejar meski kompetisi masih menyisakan tiga laga.

Dominasi Inter Sejak Awal Laga

Sejak peluit awal dibunyikan, Inter langsung tampil agresif. Upaya cepat dilakukan oleh Marcus Thuram yang mencoba menciptakan peluang pada menit pertama, namun masih mampu digagalkan barisan pertahanan Parma.

Tekanan berlanjut melalui skema bola mati. Sepak pojok yang dilepaskan Federico Dimarco sempat mengancam, tetapi kiper Zion Suzuki berhasil mengamankan situasi.

Meski berada dalam tekanan, Parma sesekali mampu keluar menyerang. Salah satu peluang datang dari sundulan Enrico Delprato pada menit kedelapan, meski bola masih melambung tipis di atas mistar.

Gol Thuram Pecah Kebuntuan

Inter terus menekan dan hampir membuka keunggulan pada menit ke-25. Sepakan keras Nicolo Barella membentur tiang gawang, membuat peluang emas terbuang.

Kebuntuan akhirnya pecah di penghujung babak pertama. Pada menit 45+1, Marcus Thuram sukses mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan umpan matang dari Piotr Zielinski. Gol tersebut membuat Inter unggul 1-0 hingga turun minum.

Mkhitaryan Pastikan Kemenangan

Memasuki babak kedua, Inter tetap mendominasi jalannya pertandingan. Namun, upaya untuk menambah keunggulan sempat menemui hambatan karena rapatnya pertahanan Parma.

Peluang emas kembali hadir pada menit ke-72 melalui Denzel Dumfries, tetapi tembakannya melambung di atas gawang.

Gol kedua akhirnya tercipta pada menit ke-80. Pemain pengganti Henrikh Mkhitaryan sukses menggandakan keunggulan setelah menerima assist dari Lautaro Martinez. Skor berubah menjadi 2-0 dan semakin mengukuhkan dominasi tuan rumah.

Parma sempat mencetak gol balasan pada menit ke-86 melalui Nesta Elphege, namun dianulir karena pelanggaran. Skor 2-0 pun bertahan hingga laga usai.

Gelar yang Diraih dengan Konsistensi

Keberhasilan Inter Milan menjuarai Serie A musim ini tidak lepas dari konsistensi performa sepanjang kompetisi. Mereka mampu menjaga stabilitas permainan, baik saat menghadapi tim besar maupun tim papan bawah.

Keunggulan poin yang cukup jauh menunjukkan dominasi Inter dibandingkan para pesaingnya. Dengan tiga pertandingan tersisa, gelar ini menjadi bukti nyata kualitas skuad Nerazzurri musim ini.

Penutup Musim yang Sempurna

Gelar Serie A 2025/2026 menjadi pencapaian penting bagi Inter Milan dalam perjalanan mereka di sepak bola Italia. Selain memastikan trofi, kemenangan atas Parma juga menjadi simbol keberhasilan mereka menutup musim dengan performa meyakinkan.

Dengan fondasi tim yang kuat dan performa yang stabil, Inter kini berpeluang melanjutkan kesuksesan mereka di musim-musim berikutnya, baik di level domestik maupun kompetisi Eropa.