Detak.Media — Crystal Palace memastikan langkah bersejarah ke partai final Liga Konferensi UEFA 2025/2026 setelah menyingkirkan Shakhtar Donetsk di babak semifinal. Bermain di Selhurst Park pada Jumat (8/5/2026) dini hari WIB, The Eagles meraih kemenangan 2-1 dan unggul agregat 5-2.
Tim asuhan Oliver Glasner datang ke leg kedua dengan modal kemenangan 3-1 pada pertemuan pertama di Krakow. Keunggulan tersebut membuat Crystal Palace tampil lebih percaya diri saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
Sejak menit awal, Palace langsung mengambil kendali permainan dengan pressing tinggi dan serangan cepat dari kedua sisi lapangan. Dominasi tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-25 setelah pemain Shakhtar, Pedro Henrique, mencetak gol bunuh diri ketika mencoba menghalau umpan silang berbahaya ke area pertahanan.
Gol tersebut membuat Crystal Palace unggul 1-0 sekaligus memperlebar keunggulan agregat menjadi 4-1. Atmosfer Selhurst Park pun semakin bergemuruh karena pendukung tuan rumah mulai yakin tim kesayangan mereka akan melangkah ke final kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.
Shakhtar Sempat Memberi Perlawanan
Meski tertinggal agregat cukup jauh, Shakhtar Donetsk tidak menyerah begitu saja. Tim asal Ukraina itu mencoba bangkit dan memberikan tekanan kepada lini pertahanan Crystal Palace.
Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-34 melalui gol Eguinaldo. Pemain muda asal Brasil tersebut sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang Palace untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol itu sempat memberi harapan bagi Shakhtar untuk kembali masuk ke dalam pertandingan. Namun hingga turun minum, skor tetap bertahan imbang sementara Crystal Palace masih nyaman unggul agregat 4-2.
Memasuki babak kedua, Shakhtar tampil lebih agresif demi mengejar ketertinggalan. Mereka mendominasi penguasaan bola dan terus mencoba membongkar pertahanan Palace yang tampil disiplin.
Namun saat tim tamu terlalu fokus menyerang, Crystal Palace justru berhasil mencetak gol kedua melalui serangan balik cepat pada menit ke-52. Ismaila Sarr sukses menuntaskan peluang dengan penyelesaian tenang untuk membawa Palace kembali unggul 2-1.
Gol tersebut membuat agregat berubah menjadi 5-2 dan praktis memupus harapan Shakhtar untuk bangkit. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol tercipta dan Crystal Palace resmi melaju ke final.
Rayo Vallecano Singkirkan Strasbourg
Pada semifinal lainnya, Rayo Vallecano berhasil mengamankan tiket final setelah mengalahkan RC Strasbourg Alsace dengan agregat 2-0.
Wakil Spanyol tersebut sebelumnya menang tipis 1-0 pada leg pertama di kandang sendiri. Saat bertandang ke Stade de la Meinau, Rayo Vallecano kembali menunjukkan permainan efektif dan disiplin.
Strasbourg sebenarnya tampil cukup agresif di depan pendukungnya sendiri. Namun pertahanan solid Rayo Vallecano membuat tim tuan rumah kesulitan menciptakan peluang bersih.
Gol penentu kemenangan akhirnya lahir pada menit ke-42 melalui aksi Alemao. Striker asal Brasil tersebut sukses memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan untuk membobol gawang Strasbourg dan membawa timnya unggul 1-0.
Keunggulan tersebut bertahan hingga akhir pertandingan. Rayo Vallecano pun memastikan tempat di final dengan kemenangan agregat 2-0 atas wakil Prancis tersebut.
Final Crystal Palace vs Rayo Vallecano Diprediksi Sengit
Keberhasilan Crystal Palace dan Rayo Vallecano melaju ke final menjadi cerita menarik dalam Liga Konferensi UEFA musim ini. Kedua tim tampil konsisten sepanjang turnamen dan sukses menyingkirkan lawan-lawan tangguh di fase gugur.
Bagi Crystal Palace, ini menjadi final Eropa pertama dalam sejarah klub. Sementara Rayo Vallecano juga mencatat pencapaian luar biasa dengan berhasil mencapai partai puncak kompetisi antarklub Eropa.
Final Liga Konferensi UEFA 2025/2026 dijadwalkan berlangsung di Red Bull Arena pada 28 Mei 2026 pukul 02.00 WIB. Duel wakil Inggris dan Spanyol tersebut diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama mengincar trofi Eropa pertama dalam sejarah klub mereka.
Ikuti Detak.Media
