Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSM Makassar 2-0, Gol Cepat dan Dua Kartu Merah Warnai Laga

Bali United sukses mencuri tiga poin dari kandang PSM Makassar dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Kemenangan 2-0 ini diwarnai oleh gol kilat Mirza Mustafic di detik-detik awal pertandingan dan dikuatkan oleh gol penutup dari Thijmen Goppel di penghujung laga. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Jumat (9/1/2025) malam WIB, juga diwarnai dengan dua kartu merah yang diterima pemain PSM Makassar.

Gol pembuka Mirza Mustafic hanya berselang 33 detik setelah peluit kick-off dibunyikan, menjadikannya salah satu gol tercepat di ajang BRI Super League musim ini. Gol tersebut memberikan momentum positif bagi Bali United sejak awal pertandingan. Sementara itu, kartu merah yang diterima Syahrul Lasinari pada menit ke-24 dan Ananda Raehan pada menit ke-90+8 semakin menyulitkan PSM Makassar dalam upaya mengejar ketertinggalan.

Tambahan tiga poin ini membawa Bali United naik ke peringkat ketujuh klasemen sementara BRI Super League dengan total 27 poin dari 17 pertandingan. Tim berjuluk Serdadu Tridatu ini juga melanjutkan tren positif mereka dengan enam laga tanpa kekalahan beruntun dan mencatat clean sheet dalam beberapa pertandingan terakhir.

Di sisi lain, PSM Makassar tertahan di peringkat ke-10 dengan raihan 19 poin dari jumlah pertandingan yang sama. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi tim Juku Eja untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen.

Gol Cepat Buka Keunggulan

Bali United langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Umpan terukur dari Thijmen Goppel berhasil diselesaikan dengan baik oleh Mirza Mustafic hanya dalam waktu 33 detik, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Gol cepat tersebut membangkitkan kepercayaan diri Bali United. Mereka terus menekan pertahanan PSM Makassar. Pada menit ke-7, Thijmen Goppel kembali memberikan ancaman melalui bola atas, namun tendangan Reza Arya masih mampu digagalkan.

PSM Makassar mencoba merespons tekanan Bali United. Pada menit ke-6, Alex Tank melepaskan tembakan dari jarak dekat, namun kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, berhasil menepis bola. Dua menit berselang, tendangan bebas Alex Tank masih melebar dari gawang.

Memasuki menit ke-17, PSM Makassar melancarkan serangan bertubi-tubi, namun Hauptmeijer kembali tampil sigap mengamankan gawangnya.

Kartu Merah Pertama dan Anulir Gol

Situasi pertandingan berubah pada menit ke-23 ketika Syahrul Lasinari dari PSM Makassar menerima kartu kuning kedua, yang berujung pada kartu merah. PSM Makassar harus melanjutkan sisa pertandingan dengan sepuluh pemain.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bali United untuk lebih leluasa mengembangkan permainan. Jelang babak pertama usai, Bali United sempat mencetak gol melalui skema set piece, namun wasit menganulirnya karena pemain mereka kedapatan berada dalam posisi offside.

Hingga turun minum, skor 1-0 untuk keunggulan Bali United tetap bertahan.

Babak Kedua dan Gol Penutup

Meskipun bermain dengan sepuluh pemain, PSM Makassar menunjukkan perlawanan di babak kedua. Mereka beberapa kali mampu melancarkan serangan ke pertahanan Bali United dan bahkan sempat mengurung area pertahanan lawan.

Namun, pertahanan PSM Makassar mulai terekspos menjelang akhir babak kedua. Pada menit ke-90+3, Thijmen Goppel berhasil mencetak gol kedua untuk Bali United. Ia memanfaatkan momen ketika kiper PSM, Reza Arya, keluar dari sarangnya, lalu menceploskan bola ke gawang yang kosong.

Penderitaan PSM Makassar bertambah pada menit ke-90+8. Ananda Raehan menerima kartu merah, membuat PSM Makassar harus menyelesaikan pertandingan hanya dengan sembilan pemain.

Skor akhir 2-0 untuk kemenangan Bali United menjadi penutup laga.

Susunan Pemain PSM Makassar: Reza Arya (PG), Aloisio Neto, Rizky Eka Pratama, Syahrul Lasinari, Yuran Fernandes (C), Daisuke Sakai, Gledson Paixao da Silva, Savio Roberto Figueiredo, Alex Gomes, Jacques Temopele, dan Victor Dethan. Pelatih: Tomas Trucha.

Susunan Pemain Bali United: Mike Hauptmeijer (PG), Kadek Arel, Ricky Fajrin (C), Rizky Dwi, Kadek Agung, Mirza Mustafic, Tim Receveur, Boris Kopitovic, Jordy Dennis Bruijn, dan Thijmen Goppel. Pelatih: Johnny Jansen.