Hasil Barito Putera vs Persiku Kudus 1-1: Diwarnai Kartu Merah dan Gol Bunuh Diri
Pertandingan sengit yang mempertemukan Barito Putera melawan Persiku Kudus harus berakhir antiklimaks bagi kubu tuan rumah. Laga yang sarat akan drama hingga masa tambahan waktu ini memaksa kedua tim harus puas menyudahi pertandingan dengan skor imbang 1-1.
Meski tampil jauh lebih agresif di hadapan pendukungnya sendiri, kelengahan krusial di menit-menit akhir benar-benar membuyarkan kemenangan Barito Putera yang sejatinya sudah di depan mata.
Kebuntuan yang Sukses Dipecahkan oleh Rizky Pora
Menjalani babak pertama, kedua tim bermain cukup disiplin dan berhati-hati. Intensitas pertarungan lebih banyak berpusat di area lini tengah yang berujung pada tingginya angka pelanggaran. Wasit terpaksa mengeluarkan kartu kuning untuk Jaimerson dari kubu Persiku Kudus pada menit ke-44, disusul kartu kuning untuk Putra dari Barito Putera di masa tambahan waktu babak pertama (45+2′).
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan mulai ditingkatkan. Setelah beberapa kali melakukan penyegaran pemain dengan memasukkan Mahpud dan Ferdiansyah, daya gedor Barito Putera semakin tajam. Puncaknya terjadi pada menit ke-72, saat sang kapten, Rizky Pora, tampil sebagai pahlawan dengan mencetak gol yang sukses memecah kebuntuan, membawa tuan rumah memimpin 1-0.
Petaka Gol Bunuh Diri Renan Alves dan Kartu Merah Bagas Kaffa
Tensi pertandingan berjalan semakin panas mendekati peluit panjang. Barito Putera yang berusaha keras mempertahankan keunggulan justru tertimpa petaka besar di masa injury time. Tepat pada menit ke-90+5, bek andalan mereka, Renan Alves, tanpa sengaja menceploskan bola ke gawang sendiri alias gol bunuh diri. Kesalahan fatal ini seketika membuat papan skor kembali imbang 1-1 untuk keuntungan Persiku Kudus.
Frustrasi akibat gol penyama kedudukan tersebut membuat situasi tak terkendali bagi skuad tuan rumah. Hanya berselang tiga menit kemudian (90+8′), bek sayap Bagas Kaffa melakukan pelanggaran fatal yang berujung pada ganjaran kartu merah langsung dari kantong wasit. Laga pun ditutup dengan kondisi Barito Putera hanya bermain dengan 10 orang.
Secara statistik keseluruhan, penguasaan bola sejatinya dipegang tipis oleh Persiku Kudus (51 persen berbanding 49 persen). Namun, Barito Putera tampil jauh lebih mematikan dengan membombardir pertahanan lawan lewat 9 percobaan tembakan, berbanding 3 tembakan milik Persiku Kudus. Keduanya sama-sama mencatatkan 2 tembakan tepat sasaran ke arah gawang.