Hansi Flick Ubah Jadwal Latihan Barcelona Jelang Final Piala Super Spanyol
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengambil langkah taktis dengan membatalkan sesi latihan di lapangan pada Jumat sore. Keputusan ini diambil untuk mengurangi beban pemain yang baru saja melakoni laga semifinal Piala Super Spanyol melawan Athletic Club. Tim kini akan menjalani jadwal yang lebih ringan demi memastikan kebugaran maksimal menjelang partai puncak.
Menurut laporan SPORT, pasca kemenangan meyakinkan di semifinal, Flick awalnya membagi skuadnya menjadi dua kelompok. Pemain inti yang tampil penuh tetap berada di hotel tim untuk program pemulihan, sementara pemain pengganti dan yang baru masuk di babak kedua berlatih di lapangan untuk menjaga ritme. Namun, intensitas semifinal membuat pelatih memutuskan untuk tidak mengambil risiko lebih lanjut.
Kondisi skuad Barcelona digambarkan sebagai “somewhat loaded” atau sedikit terbebani. Perubahan jadwal ini mencerminkan keinginan kuat Flick untuk memiliki sebanyak mungkin pemain dalam kondisi puncak saat menghadapi final nanti. Strategi ini bertujuan untuk menjaga kesegaran dan memelihara otot pemain agar tidak mengalami cedera.
Sesi Latihan Jumat Ditiadakan
Keputusan kunci yang diambil adalah membatalkan sesi latihan penuh yang semula dijadwalkan pada Jumat sore. Alih-alih berlatih di lapangan, tim akan tetap berada di hotel konsentrasi. Mereka akan menjalani rutinitas ringan berintensitas rendah yang dirancang untuk membantu pemulihan, bukan mendorong batas fisik.
Dengan mengurangi beban kerja, Flick berharap para pemain memiliki kesegaran dan pemeliharaan otot yang dibutuhkan untuk pertandingan final. Seluruh skuad dijadwalkan akan berkumpul kembali pada Sabtu, di mana sesi latihan yang lebih lengkap akan digelar untuk mematangkan detail terakhir jelang final Piala Super.
Selain itu, ada kabar positif terkait kondisi kiper Barcelona. Marc-Andre ter Stegen diharapkan bergabung kembali dengan latihan tim penuh pada sesi Sabtu. Kiper asal Jerman ini sempat meninggalkan kamp latihan dan kembali ke Barcelona karena merasakan ketidaknyamanan pada lututnya yang dioperasi. Pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa masalah tersebut hanyalah kekhawatiran semata, sehingga ia diizinkan untuk kembali berlatih normal bersama rekan-rekannya.