Hansi Flick Alihkan Fokus Barcelona Ke Liga Spanyol Pasca Gugur di Liga Champions

Barcelona resmi tersingkir dari ajang Liga Champions setelah kalah agregat 2-3 dari Atletico Madrid pada babak perempat final. Meskipun meraih kemenangan 2-1 pada laga leg kedua yang digelar di Stadion Metropolitano, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB, hasil tersebut tidak cukup untuk membalikkan kekalahan 0-2 yang diderita Blaugrana pada pertemuan pertama.

Manajer Barcelona, Hansi Flick, kini secara resmi mengalihkan fokus skuad asuhannya sepenuhnya ke kompetisi Liga Spanyol untuk mengamankan gelar juara musim ini. Berdasarkan informasi klasemen saat ini, Barcelona masih duduk di puncak dengan perolehan 79 poin dari 31 pertandingan, unggul sembilan angka dari pesaing terdekat mereka, Real Madrid.

Kegagalan ini memperpanjang masa puasa gelar Barcelona di kancah Liga Champions yang terakhir kali dimenangi pada tahun 2015 silam. Lamine Yamal dan rekan-rekannya harus menerima kenyataan pahit meski sempat memberikan perlawanan sengit di markas Atletico Madrid pada pertandingan leg kedua tersebut.

Kekecewaan di Metropolitano dan Evaluasi Flick

Hansi Flick mengakui bahwa kegagalan melangkah lebih jauh di kompetisi antarklub kasta tertinggi Eropa tersebut merupakan sebuah kekecewaan besar bagi seluruh elemen tim. Flick menekankan pentingnya proses belajar bagi para pemain mudanya agar bisa tampil lebih baik di musim-musim mendatang.

Mengenai hasil pertandingan dan langkah tim selanjutnya, Hansi Flick memberikan pernyataannya kepada awak media setelah laga berakhir.

“Langkah selanjutnya adalah memenangi LaLiga. Kami harus menunjukkan sikap dan mentalitas kami. Kami semua kecewa. Bagi semua orang, memenangi Liga Champions adalah mimpi besar. Tentu saja kami harus belajar, tetapi kami juga memiliki tim muda. Kami harus meningkatkan diri dan kami akan meningkatkan diri musim depan,” ujar Flick dikutip dari BBC.

Setiap harinya, tim kepelatihan Barcelona berusaha untuk meningkatkan kualitas pemain dalam menghadapi tekanan di kompetisi besar. Flick menyatakan bahwa kekecewaan ini adalah bagian dari sepak bola yang harus segera diterima agar tim bisa bangkit kembali.

Ambisi Mengunci Gelar Juara Liga Spanyol

Fokus Barcelona kini tertuju sepenuhnya pada perburuan trofi kedua musim ini setelah sebelumnya berhasil membawa pulang trofi Piala Super Spanyol awal tahun ini. Dengan menyisakan beberapa pekan pertandingan, Blaugrana berada di posisi yang sangat menguntungkan untuk mengakhiri musim sebagai kampiun Spanyol.

Hansi Flick menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu memusingkan kapan waktu pasti timnya akan mengunci gelar tersebut secara matematis di sisa musim. Flick lebih memilih agar timnya menjaga konsistensi permainan di sisa kompetisi liga domestik tanpa terpengaruh oleh kegagalan di kancah Eropa.

“Bagi saya, saya tidak peduli kapan kami memenangi LaLiga. Saya ingin memenangi La Liga. Tidak masalah hari apa kami memenanginya. Sekarang kami bisa fokus ke LaLiga. Ini sulit karena semua orang percaya bahwa kami bisa mewujudkannya hari ini, tetapi kami harus menerimanya dan kami akan bangkit kembali,” tegas Flick.

Pelatih asal Jerman tersebut meyakini bahwa skuadnya memiliki mentalitas yang kuat untuk kembali ke jalur kemenangan. Fokus utama tim saat ini adalah memastikan setiap poin yang tersisa dapat diraih guna menjaga keunggulan sembilan poin atas Real Madrid.

Persiapan Menjelang Laga Kontra Celta Vigo

Skuad Barcelona dijadwalkan memiliki waktu persiapan selama kurang lebih satu pekan sebelum kembali berlaga di kompetisi domestik. Jeda waktu ini akan dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi fisik dan mental para pemain setelah melakoni laga intens di perempat final Liga Champions.

Berdasarkan jadwal yang telah dipublikasikan, Barcelona akan menjamu Celta Vigo di Stadion Camp Nou pada laga berikutnya. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (23/4) pukul 02.30 WIB dan menjadi kesempatan penting bagi Barca untuk mengamankan poin penuh.

Setiap sesi latihan di sisa musim ini akan difokuskan pada peningkatan performa kolektif untuk memastikan gelar juara LaLiga tidak terlepas dari genggaman. Pihak klub berharap dukungan penuh dari suporter di Camp Nou dapat memberikan dorongan moral tambahan pasca kegagalan di Eropa.