Garudayaksa FC memastikan langkahnya ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah tampil sebagai juara Grup A Pegadaian Championship (Liga 2) 2025/2026. Tim yang dinakhodai oleh Widodo Cahyono Putro ini merengkuh tiket promosi ke Super League 2026/2027 usai membungkam Persikad Depok dengan skor telak 3-1 dalam pertandingan penutup grup yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kemenangan ini tidak hanya mengantar Garudayaksa FC promosi, tetapi juga mengukuhkan mereka sebagai juara grup dengan raihan 52 poin.

Perjalanan Garudayaksa FC menuju Super League merupakan sebuah narasi kemunculan klub baru yang penuh dedikasi. Sejak akuisisi PSKC Cimahi dan pengesahan identitas baru mereka di Kongres PSSI tahun 2025, klub ini langsung terjun ke kompetisi profesional. Musim 2025/2026 menjadi musim perdana mereka di liga kasta kedua, dan mereka berhasil menunjukkan performa impresif sejak awal.

Titik balik penting dalam perjalanan promosi Garudayaksa FC terjadi pada Maret 2026, ketika Widodo Cahyono Putro resmi dipercaya menduduki kursi pelatih kepala. Widodo menjadi pelatih keempat yang membesut tim di musim tersebut, namun sentuhannya terbukti signifikan. Di bawah komandonya, Garudayaksa FC menunjukkan peningkatan performa yang luar biasa dan berhasil memuncaki klasemen Grup A Championship.

Pertandingan melawan Persikad Depok menjadi momen penentuan. Garudayaksa FC membuka keunggulan melalui gol cepat Zacky di menit kelima. Christian Frydek menggandakan keunggulan di menit ke-27, sebelum Everton Nascimento memastikan kemenangan dengan golnya di menit ke-59. Meskipun Persikad sempat memperkecil kedudukan, tiga gol Garudayaksa FC terbukti tak terbendung.

Pernyataan Pelatih Widodo Cahyono

Pelatih Widodo Cahyono Putro tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas pencapaian tim. “Puji tuhan puji syukur alhamdulillah ya, Garudayaksa bisa lolos Super League,” ungkapnya dalam konferensi pers pascalaga. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh elemen tim, mulai dari pemain, manajemen, hingga suporter. “Terima kasih kepada pemain yang telah bekerja keras, manajemen yang selalu mendukung, dan suporter,” tuturnya.

Widodo juga menyampaikan pesan inspiratif bagi sesama pelatih lokal. “Saya selalu berusaha maksimal di mana pun saya bekerja. Untuk teman-rekan pelatih (lokal), mari tetap semangat dan terus memperdalam ilmu,” ujarnya. Ia menekankan bahwa kesuksesan dalam karier kepelatihan tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang dan kerja keras dari level terbawah.

Pemain yang mencetak gol kemenangan, Everton Nascimento, turut menyampaikan rasa syukurnya. Ia menganggap pencapaian ini sebagai hasil kerja kolektif dan momen yang membanggakan bagi seluruh tim.

Target Selanjutnya

Meskipun telah memastikan promosi ke Super League, fokus Garudayaksa FC belum sepenuhnya beralih. Widodo menegaskan bahwa timnya masih memiliki target untuk meraih gelar juara Pegadaian Championship 2025/2026. “Capaian hari ini adalah hasil kerja keras semua pihak, mulai dari manajemen, pemain, hingga tim pelatih,” tambah Widodo. Garudayaksa FC kini menanti pemenang dari Grup B untuk memperebutkan gelar juara, dengan potensi berhadapan dengan tim kuat seperti PSS Sleman atau Persipura Jayapura.