— Borneo FC Samarinda tampil trengginas saat menjamu Malut United pada pekan terakhir Liga Super Indonesia musim 2025/2026. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (23/5/2026), Pesut Etam langsung mengamuk sejak menit awal dan menutup babak pertama dengan keunggulan telak 4-0 atas tim tamu.

Atmosfer Stadion Segiri begitu bergemuruh ketika skuad asuhan Fabio Lefundes menunjukkan permainan agresif dan penuh determinasi. Laga yang menjadi penutup musim tersebut sekaligus memperlihatkan kualitas Borneo FC sebagai salah satu tim paling konsisten sepanjang kompetisi musim ini.

Mariano Peralta menjadi bintang utama di babak pertama setelah mencetak dua gol cepat yang membuat Malut United kesulitan bangkit. Selain Peralta, Juan Felipe Villa dan Koldo Obieta juga ikut mencatatkan nama di papan skor dalam pesta gol tuan rumah.

Mariano Peralta Buka Pesta Gol Pesut Etam

Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit kick-off dibunyikan. Permainan cepat yang diperagakan tuan rumah membuat lini belakang Malut United terus berada di bawah tekanan.

Gol pertama akhirnya tercipta pada menit kedelapan melalui aksi Mariano Peralta. Berawal dari pergerakan Koldo Obieta di sisi serangan, bola dikirim ke kotak penalti dan berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Peralta untuk membawa Borneo unggul 1-0.

Gol tersebut membuat para pemain Borneo semakin percaya diri. Hanya berselang tiga menit, Mariano Peralta kembali mencetak gol keduanya di pertandingan ini.

Kali ini, Peralta memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Malut United sebelum melepaskan penyelesaian akurat yang gagal dihentikan penjaga gawang lawan. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Pesut Etam.

Juan Villa dan Obieta Tambah Derita Malut United

Keunggulan dua gol tidak membuat Borneo FC mengendurkan tekanan. Pesut Etam terus menggempur pertahanan Malut United melalui kombinasi serangan cepat dari kedua sisi lapangan.

Pada menit ke-13, Juan Felipe Villa sukses memperbesar keunggulan menjadi 3-0. Gelandang kreatif asal Kolombia tersebut memanfaatkan kemelut di depan gawang sebelum melepaskan tendangan keras yang tidak mampu diantisipasi kiper Malut United.

Dominasi Borneo FC benar-benar terlihat sepanjang babak pertama. Tim tamu tampak kesulitan keluar dari tekanan dan lebih banyak bertahan di area sendiri.

Koldo Obieta yang tampil impresif sejak awal pertandingan akhirnya ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-27. Striker asal Spanyol itu berhasil menyambar peluang di dalam kotak penalti setelah menerima umpan matang dari rekannya.

Gol tersebut sekaligus menjadi penutup pesta gol Borneo FC di babak pertama. Hingga turun minum, Pesut Etam unggul meyakinkan dengan skor 4-0.

Permainan Cepat Borneo Sulit Dibendung

Keberhasilan Borneo FC mencetak empat gol di babak pertama tidak lepas dari permainan agresif yang diperagakan sejak awal laga. Kombinasi umpan pendek cepat dan eksploitasi sektor sayap membuat pertahanan Malut United kerepotan sepanjang pertandingan.

Fabio Lefundes tampaknya berhasil merancang strategi efektif untuk membongkar lini belakang lawan. Intensitas pressing tinggi yang diterapkan pemain Borneo juga membuat Malut United kesulitan membangun serangan.

Sementara itu, Malut United yang mencoba bangkit justru sering kehilangan bola di area berbahaya. Absennya beberapa pemain inti tampak memengaruhi stabilitas permainan tim tamu.

Borneo FC juga terlihat sangat efektif dalam memanfaatkan peluang. Hampir setiap serangan berbahaya yang dibangun mampu menghasilkan ancaman nyata ke gawang lawan.

Pesut Etam Dekati Kemenangan di Laga Penutup

Keunggulan empat gol pada babak pertama membuat Borneo FC berada di posisi ideal untuk mengamankan kemenangan di laga penutup musim. Dukungan penuh suporter di Stadion Segiri semakin menambah semangat para pemain untuk mempertahankan dominasi mereka.

Hasil sementara ini juga memperlihatkan tekad besar Pesut Etam untuk menutup kompetisi dengan performa terbaik. Permainan menyerang yang ditampilkan sepanjang babak pertama menjadi bukti bahwa Borneo FC masih lapar kemenangan hingga laga terakhir musim ini.

Jika mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan, Borneo FC akan menutup musim Liga Super Indonesia 2025/2026 dengan hasil impresif di hadapan pendukung sendiri.