Christopher Nkunku Tegas Bertahan di AC Milan, Tawaran Fantastis Klub Arab Saudi Ditolak
Penyerang AC Milan, Christopher Nkunku, dilaporkan telah menolak sejumlah tawaran menggiurkan dari klub-klub Liga Arab Saudi. Keputusan ini diambil Nkunku di tengah performanya yang kurang memuaskan sejak bergabung dengan Rossoneri pada Agustus 2025 lalu, serta sinyal dari manajemen klub yang siap melepasnya di bursa transfer Januari mendatang. Nkunku menegaskan tekadnya untuk membuktikan diri di San Siro dan memenuhi ekspektasi dari label harganya yang mencapai puluhan juta euro.
Pemain berusia 28 tahun itu ingin memanfaatkan paruh kedua musim ini untuk membalikkan keadaan, meskipun AC Milan sendiri, melalui berbagai laporan media Italia, merasa tidak yakin dengan dampaknya di tim. Situasi ini menciptakan dinamika menarik menjelang jendela transfer musim dingin yang krusial bagi kedua belah pihak.
Transfer Penuh Harapan, Berakhir Kekecewaan
AC Milan secara permanen merekrut Christopher Nkunku dari Chelsea FC pada 30 Agustus 2025, dengan kontrak berdurasi lima tahun hingga 30 Juni 2030. Transfer ini memakan biaya sekitar €37 juta ditambah €5 juta bonus, atau sekitar $44 juta, setelah Nkunku menghabiskan dua tahun di Chelsea. Kedatangannya diharapkan menjadi figur kunci dalam lini serang Milan, terutama setelah kepergian Olivier Giroud.
Namun, harapan tersebut belum terwujud. Sejak tiba di Serie A, Nkunku kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain dan taktik pelatih Massimiliano Allegri. Ia sering dimainkan di luar posisi naturalnya, bukan sebagai penyerang tengah murni. Selain itu, ia bergabung tanpa persiapan pramusim penuh, yang memengaruhi kondisi fisiknya secara signifikan.
Statistiknya pun mencerminkan kesulitan tersebut. Hingga saat ini, Nkunku hanya mencetak satu gol di Coppa Italia saat melawan Lecce pada September, ditambah dua assist di Serie A dari 14 penampilannya di semua kompetisi. Ia belum mencetak satu pun gol di liga domestik, meskipun telah menjadi starter dalam lima pertandingan dan enam kali masuk sebagai pemain pengganti.
AC Milan Siap Lepas di Januari
Performa di bawah ekspektasi ini membuat manajemen AC Milan semakin tidak yakin dengan Nkunku. Menurut laporan dari Nicolo Schira dan Calciomercato, Rossoneri terbuka untuk mengevaluasi masa depan Nkunku dan bahkan telah menempatkannya “di pasar transfer”. Klub tidak puas dengan dampaknya dan akan mempertimbangkan penjualan jika ada tawaran yang sesuai.
Klub dilaporkan telah menugaskan agen Nkunku, Pini Zahavi, untuk segera mencari tim baru. Milan berharap dapat menemukan pembeli sesegera mungkin di jendela transfer Januari, demi mencegah nilai sang pemain terus menurun jika ia terus-menerus di bangku cadangan. Ini menunjukkan bahwa Milan ingin segera memperbaiki kesalahan investasi yang dianggap mahal ini.
Keputusan Milan ini datang hanya beberapa bulan setelah penandatanganan Nkunku, menandai betapa cepatnya hubungan antara klub dan pemain memburuk. Meskipun sempat ada laporan dari Sacha Tavolieri untuk Sky yang menyebut Nkunku akan bertahan “setidaknya hingga musim panas mendatang” dan agennya membantah pembicaraan transfer, laporan-laporan terbaru dari sumber lain mengindikasikan bahwa Milan secara aktif mencari solusi untuk melepasnya.
Nkunku Tolak Godaan Saudi, Bertekad Bertahan
Di tengah ketidakpastian posisinya di AC Milan dan keinginan klub untuk menjualnya, Christopher Nkunku menunjukkan sikap tegas. Jurnalis Antonio Vitiello mengonfirmasi bahwa Nkunku telah menerima beberapa tawaran dari klub-klub Liga Pro Saudi. Namun, menurut Vitiello, Nkunku “tidak memiliki niat untuk menerima tawaran-tawaran tersebut.”
Nkunku dilaporkan ingin memaksakan dirinya di Milan, dengan satu atau lain cara, karena ia merasa bertanggung jawab untuk memenuhi label harganya yang tinggi. Ini lebih merupakan “blok mental” daripada apa pun, menurut laporan tersebut. Keinginannya untuk bertahan dan membuktikan kualitasnya di Serie A menjadi prioritas, mengesampingkan godaan finansial dari Timur Tengah.
Pilihan Nkunku ini sangat krusial. Pindah ke luar Eropa dapat mempersulit ambisinya untuk kembali ke skuad tim nasional Prancis menjelang Piala Dunia berikutnya, sementara bertahan di Milan berarti ia harus berjuang keras untuk mendapatkan menit bermain di sistem yang belum sepenuhnya cocok baginya.
Masa Depan di San Siro
Dengan jendela transfer Januari 2026 yang akan segera dibuka, situasi Christopher Nkunku di AC Milan akan menjadi salah satu sorotan utama. Kehadiran striker baru seperti Niclas Füllkrug, yang tiba di Milan pada 22 Desember 2025, menambah tekanan pada Nkunku. Füllkrug didatangkan karena skuad Max Allegri membutuhkan penyerang tengah fisik yang mampu mencetak gol, mengingat Nkunku dan Santiago Giménez masih “terjebak” di nol gol Serie A.
Keputusan Nkunku untuk menolak tawaran dari Arab Saudi menegaskan komitmennya untuk berjuang di Eropa, khususnya di AC Milan. Namun, nasibnya juga akan sangat bergantung pada apakah ia dapat segera menunjukkan peningkatan performa yang signifikan, serta apakah ada klub Eropa lain yang bersedia mengajukan tawaran yang memuaskan Milan dan memenuhi ekspektasi gaji Nkunku. Masa depan penyerang Prancis ini di San Siro masih diselimuti ketidakpastian, namun tekadnya untuk bangkit telah bulat.