Carlo Ancelotti Jelaskan Kondisi Raphinha Usai Cedera Otot Saat Bela Timnas Brasil

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan penjelasan mengenai kondisi terkini penyerang Raphinha yang mengalami cedera otot saat membela timnas dalam laga persahabatan melawan Prancis pada Jumat (27/03/2026). Raphinha terpaksa ditarik keluar pada akhir babak pertama karena merasakan ketidaknyamanan pada otot pahanya.

Ancelotti menyatakan bahwa Raphinha menunjukkan performa yang baik sebelum mengalami masalah tersebut. “Raphinha bermain sangat baik, tetapi kemudian dia mengalami masalah di akhir babak pertama dan kami harus menggantinya,” ujar Ancelotti, dilansir dari berbagai sumber. Ia menambahkan bahwa rasa sakit pada otot tersebut menjadi alasan utama penarikan pemain Barcelona itu dari lapangan. “Ototnya sedikit terasa sakit dan saya rasa mereka akan memeriksanya besok [hari ini, Sabtu 28 Maret 2026],” tambahnya.

Kekhawatiran Berulang bagi Barcelona

Cedera yang dialami Raphinha ini kembali menimbulkan kekhawatiran bagi klubnya, FC Barcelona. Pasalnya, ini bukan kali pertama sang pemain mengalami masalah otot pada kaki kanannya. Dalam beberapa pekan terakhir, Raphinha telah beberapa kali absen membela Barcelona akibat cedera serupa. Ia sebelumnya terpaksa ditarik keluar saat jeda babak melawan Elche di La Liga, dan juga absen dalam pertandingan melawan Albacete di Copa del Rey, Mallorca di La Liga, serta Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey.

Kambuhnya cedera ini tentu meningkatkan kewaspadaan staf medis Barcelona, terutama mengingat krusialnya tahapan musim ini. Berdasarkan catatan riwayat cedera Raphinha, masalah pada paha dan otot memang kerap menghantuinya.

Jadwal Padat Menanti Barcelona

Waktu kemunculan cedera Raphinha ini dinilai sangat tidak tepat bagi Barcelona. Setelah jeda internasional berakhir, klub akan menghadapi serangkaian pertandingan krusial. Barcelona dijadwalkan akan menghadapi Atletico Madrid dalam laga penting La Liga, diikuti oleh pertandingan perempat final Liga Champions yang sarat gengsi.

Absennya Raphinha, jika ia harus menepi dalam waktu lama, akan menjadi pukulan telak bagi Barcelona yang telah berjuang keras mengelola rotasi pemain dan cedera sepanjang musim ini. Pelatih Hansi Flick akan menghadapi tantangan tambahan dalam menyusun strategi timnya di tengah jadwal yang padat.

Riwayat Cedera Raphinha

Raphinha memiliki riwayat cedera yang cukup panjang, terutama terkait masalah otot dan paha. Sepanjang kariernya, ia pernah mengalami cedera paha pada September 2025 dan Februari 2026, serta cedera otot pada Januari 2024. Pengalaman cedera ini kerap memaksanya menepi dari lapangan, mempengaruhi ketersediaannya untuk klub maupun tim nasional.

Meskipun demikian, Raphinha seringkali menunjukkan determinasi untuk segera pulih dan kembali bermain. Ia pernah menyatakan perasaannya lebih baik dan memantau kondisinya dari hari ke hari untuk siap bertanding. Namun, cedera otot yang terus berulang ini menjadi perhatian utama bagi tim medis dan pelatihnya.