Bojan Hodak Tegaskan Federico Barba Bertahan, Tepis Rumor Hengkang ke Eropa
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, secara tegas membantah rumor kepindahan bek andalannya, Federico Barba, ke klub Eropa pada bursa transfer musim dingin Januari 2026. Hodak memastikan pemain asal Italia tersebut akan tetap menjadi bagian penting dari skuad Maung Bandung hingga akhir musim kompetisi 2025/2026. Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi yang santer beredar mengenai masa depan sang pemain di BRI Super League 2025/26.
Rumor mengenai keinginan Barba untuk kembali berkarier di Eropa memang sempat memanas, terutama menjelang dibukanya jendela transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 pada 2 Januari 2026. Beberapa klub Serie B Italia seperti Pescara dan Palermo, serta wakil Liga Yunani Aris Thessaloniki, disebut-sebut tertarik memboyong bek berusia 32 tahun itu.
Kontrak dan Penolakan Tawaran
Bojan Hodak menjelaskan bahwa Federico Barba masih terikat kontrak dengan Persib Bandung. Menurut pelatih asal Kroasia itu, Barba memiliki “kontrak dua tahun (satu tahun opsi perpanjang)” yang ditandatanganinya pada awal musim Super League 2025/2026. Data terbaru dari Transfermarkt menunjukkan kontrak Barba akan berakhir pada 31 Mei 2027, dengan opsi perpanjangan satu tahun oleh klub.
Manajemen Persib Bandung bahkan telah menunjukkan sikap tegas dengan menolak tawaran awal dari klub Serie B Italia, Pescara, yang berminat memulangkan Barba. Keputusan ini mengindikasikan keseriusan Persib untuk mempertahankan stabilitas tim di tengah padatnya jadwal kompetisi domestik dan Asia.
“Lihat, selalu ada rumor dan saya tahu Barba ada kendala dengan keluarga untuk beradaptasi di sini,” ujar Hodak kepada wartawan, seperti dikutip dari Kompas Bola pada 7 Januari 2026. “Tapi dia punya kontrak dua tahun (satu tahun opsi perpanjang). Jika memiliki kontrak, dia akan tetap tinggal.”
Isu Adaptasi dan Performa Gemilang
Rumor kepindahan Barba juga diperkuat oleh kabar bahwa sang pemain mengalami kendala adaptasi di Indonesia, terutama terkait urusan keluarga. Beberapa laporan menyebutkan bahwa Barba sendiri sempat mengindikasikan keinginannya untuk kembali ke Eropa demi kebaikan keluarganya melalui media sosial pribadinya.
Meski demikian, Bojan Hodak menekankan bahwa spekulasi tersebut tidak benar dan Barba tetap menjadi bagian penting dari rencana tim. Sejak didatangkan dari FC Como pada awal musim 2025/2026, bek berusia 32 tahun itu langsung menjadi pilihan utama di lini pertahanan Persib.
Hingga pertengahan musim 2025/2026, Barba telah mencatatkan 16 penampilan di seluruh kompetisi, dengan kontribusi impresif berupa tiga gol dan satu assist. Konsistensinya dalam menjaga lini belakang telah berperan besar membawa Persib bertengger di papan atas klasemen BRI Super League dan melangkah hingga babak 16 besar AFC Champions League Two.
Jendela Transfer dan Target Persib
Bursa transfer BRI Super League telah dibuka sejak 2 Januari dan akan ditutup pada 28 Februari 2026. Sementara itu, sebagian besar jendela transfer di liga-liga top Eropa akan ditutup pada 2 Februari 2026. Dengan pernyataan tegas Hodak dan penolakan tawaran, Persib berupaya mengamankan pilar pertahanannya di tengah dinamika bursa transfer.
Kehadiran Barba sangat vital bagi ambisi Persib Bandung yang tengah mengejar catatan bersejarah untuk meraih gelar juara BRI Super League ketiga kalinya secara beruntun. Stabilitas lini pertahanan yang dikomandoi Barba menjadi salah satu kunci keberhasilan Maung Bandung dalam mencapai target tersebut, baik di kancah domestik maupun Asia.
Barba juga terlihat aktif dalam sesi latihan tim setelah pemulihan cedera dan diharapkan siap untuk pertandingan penting mendatang, termasuk Derby Klasik melawan Persija Jakarta yang dijadwalkan pada 11 Januari 2026. Kehadirannya di lapangan menjadi sinyal kuat komitmennya kepada Persib Bandung.