Bernardo Tavares Pimpin Latihan Persebaya, Langsung Waspadai Kekuatan Malut United

Persebaya Surabaya memulai lembaran baru di putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dengan kehadiran pelatih anyar, Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal ini langsung memimpin sesi latihan perdana tim berjuluk Bajul Ijo sejak Selasa (6/1/2026), menandai dimulainya era baru di bawah kepelatihannya.

Adaptasi dan Pengamatan Skuat

Sesi latihan perdana ini menjadi momen krusial bagi Bernardo Tavares untuk mengenal lebih dekat kondisi dan karakter skuat Persebaya. Ia tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga mulai mencermati dinamika tim sebagai fondasi untuk membangun kekompakan. Pendekatan ini dinilai penting untuk menghadapi tantangan berat di putaran kedua kompetisi, terutama menjelang laga melawan tim kuat di pekan berikutnya.

Bagi Tavares, melihat pemain berlatih memberikan gambaran yang berbeda dibandingkan hanya menilai dari pertandingan. Ia menekankan pentingnya pemahaman karakter pemain dan suasana ruang ganti sebagai dasar membangun soliditas tim dalam jangka panjang. “Mencoba melihat karakteristik yang mereka miliki, karena satu hal adalah melihat pertandingan. Hal lain adalah melihat latihan, melihat perilaku di ruang ganti,” ujar pelatih asal Portugal itu.

Filosofi Sepak Bola Kolektif

Bernardo Tavares menegaskan filosofi bermain yang ingin ia terapkan di Persebaya, yaitu menekankan kekuatan tim yang tidak bisa hanya bergantung pada kualitas individu. Menurutnya, sepak bola modern menuntut kerja sama dan kedisiplinan dari seluruh elemen tim. Pemahaman ini terus ia tanamkan sejak awal masa kepelatihannya. “Saya pikir ini penting karena sepak bola bukanlah permainan individu, melainkan permainan kolektif,” imbuhnya.

Waspada Malut United

Meskipun Persebaya sedang dalam tren positif dengan meraih dua kemenangan beruntun atas Persijap Jepara dan Madura United, Bernardo Tavares meminta timnya untuk tetap fokus dan tidak larut dalam euforia. Ia mengingatkan agar para pemain tetap membumi menjelang laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 melawan Malut United pada Sabtu (10/1).

Tavares secara khusus mewaspadai kekuatan Malut United, mengingat catatan pertemuan yang kurang berpihak pada Persebaya. “Kita harus rendah hati dan melihat bahwa sekarang kita akan bermain melawan Malut United. Persebaya belum pernah menang melawan Malut United,” tegas Bernardo Tavares.