Bambang Pamungkas Kecewa Persija Gagal Raih Kemenangan dalam Tiga Laga Beruntun
Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, mengungkapkan rasa kecewanya menyusul rentetan tiga pertandingan terakhir yang dilalui timnya tanpa kemenangan di ajang Super League 2025/26. Ia menekankan pentingnya fokus hingga akhir musim.
Persija Jakarta terakhir kali meraih poin penuh pada 24 Februari saat menghadapi Malut United. Sejak saat itu, performa tim mengalami penurunan signifikan. Dua pertandingan berikutnya berakhir imbang melawan Borneo FC Samarinda dan Dewa United. Puncaknya, Persija harus menelan kekalahan 2-3 dari Bhayangkara Presisi Lampung pada laga teranyar.
Rentetan Hasil Mengecewakan
Manajemen Persija Jakarta secara tegas menyatakan penyesalan atas hasil yang diraih dalam tiga laga terakhir. “Manajemen sangat menyayangkan tiga laga terakhir dilewati tanpa kemenangan,” kata Bambang Pamungkas, sebagaimana dikutip dari laman klub.
Tren negatif ini membuat jarak Persija dengan pemuncak klasemen, Persib Bandung, semakin melebar. Saat ini, Persija tertahan di peringkat ketiga dengan mengoleksi 52 poin, sementara Persib memimpin dengan 61 poin.
Peluang Juara Menipis, Tetap Berharap
Meraih gelar juara musim ini menjadi semakin sulit bagi Persija. Meskipun secara matematis peluang masih terbuka, dengan catatan memaksimalkan delapan sisa laga sambil berharap sang rival terpeleset, ambisi tersebut kini terancam memudar.
Bambang Pamungkas mengakui tantangan yang dihadapi, namun tetap membuka kemungkinan. “Walaupun tidak mudah, secara hitungan poin segala kemungkinan masih bisa terjadi,” ujar Bepe, sapaan akrabnya.
Permintaan untuk Bangkit
Dengan tersisa delapan pertandingan hingga akhir musim, Bambang Pamungkas menyerukan kepada seluruh elemen tim, baik pelatih maupun pemain, untuk meningkatkan fokus pada setiap pertandingan. Tujuannya adalah untuk berjuang keras hingga pekan terakhir dan bangkit dari tren negatif.
Ia meyakini Persija memiliki potensi untuk kembali ke jalur kemenangan dan menjaga konsistensi. “Jadi, kami meminta pelatih dan pemain untuk memberikan fokus ekstra pada setiap pertandingan dan terus berjuang hingga pekan terakhir. Persija memiliki seluruh komponen untuk bangkit dan menjaga konsistensi,” tutup Bepe.