— Gelandang sekaligus kapten Garudayaksa FC, Asep Berlian, memberikan tanggapan terkait persaingan ketat timnya dengan Adhyaksa FC Banten pada putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26 yang segera berakhir di Bogor. Kedua tim saat ini memperebutkan posisi dua besar klasemen Grup 1 demi mengamankan tiket promosi otomatis maupun babak playoff menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Garudayaksa FC kini menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan perolehan 45 poin, hanya terpaut dua angka dari Adhyaksa FC yang memuncaki klasemen. Dengan sisa tiga pertandingan krusial, Asep Berlian menilai rivalitas ini sebagai motivasi tambahan untuk meningkatkan kualitas individu dan kolektif seluruh anggota tim agar target promosi ke Super League musim depan dapat tercapai.

Motivasi Positif di Tengah Persaingan Ketat Klasemen Grup 1

Asep Berlian menyatakan bahwa persaingan dengan Adhyaksa FC merupakan hal yang positif bagi perkembangan skuad Garudayaksa FC secara keseluruhan. Ia melihat ambisi besar dari kedua tim untuk naik kasta memicu setiap pemain untuk terus meningkatkan level permainan mereka, baik dalam sesi latihan maupun di setiap pertandingan resmi yang tersisa.

Fokus utama tim berjuluk Laskar Garudayaksa saat ini adalah memantapkan performa internal serta memaksimalkan setiap peluang yang hadir dalam jadwal sisa putaran ketiga. Asep menekankan bahwa dedikasi tinggi sangat diperlukan mengingat margin poin yang sangat tipis antara penghuni peringkat pertama dan kedua di Grup 1.

Berdasarkan keterangan yang tercantum pada laman resmi Liga Indonesia Baru, kapten tim tersebut melihat persaingan ini sebagai pendorong kualitas kolektif tim.

“Persaingan dengan Adhyaksa FC tentu sangat ketat karena kita sama-sama punya target promosi ke Super League musim depan,” kata Asep Berlian mengutip dari laman resmi Liga Indonesia Baru.

“Saya melihat persaingan ini sebagai hal yang positif, karena membuat kami sebagai tim harus terus meningkatkan kualitas, baik secara individu maupun kolektif,” sambung kapten tim tersebut.

“Sekarang kami fokus pada performa tim sendiri, kerja keras di setiap latihan maupun pertandingan, dan memaksimalkan setiap peluang yang ada,” imbuh Asep Berlian.

Peran Kapten dalam Menjaga Kondusivitas Menjelang Laga Krusial

Sebagai pemain berpengalaman yang pernah membela Madura United FC dan Dewa United FC, Asep Berlian menyadari tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas mental dan suasana ruang ganti. Ia secara konsisten memberikan arahan kepada para pemain yang lebih muda agar tetap disiplin dan tidak cepat puas dengan pencapaian saat ini.

Kedisiplinan dan menjaga kekompakan tim menjadi prioritas utama Asep guna menghadapi tekanan tinggi di fase akhir kompetisi Pegadaian Championship. Ia meminta seluruh pemain bermain dengan hati dan penuh tanggung jawab demi memberikan hasil terbaik bagi publik Bogor dan sekitarnya.

Eks pemain Madura United ini menekankan bahwa tekanan merupakan bagian dari proses yang harus dinikmati namun tetap harus dibarengi dengan tanggung jawab yang besar di atas lapangan hijau.

“Sebagai kapten, saya selalu mengingatkan pemain yang lebih muda untuk tetap fokus, disiplin, dan tidak cepat puas. Tiga pertandingan sisa ini sangat krusial, jadi semua harus bermain dengan hati, kerja keras, dan menjaga kekompakan tim,” tegas pemain asal Bogor tersebut.

“Nikmati tekanan sebagai bagian dari proses, tapi tetap punya tanggung jawab besar untuk memberikan yang terbaik,” tutup Asep Berlian dalam pernyataannya.