Adrian Luna Gabung ke Klub Indonesia? Persib dan Persik Bersaing Ketat

Dinamika bursa transfer BRI Liga 1 musim 2025/26 diprediksi akan semakin memanas seiring munculnya kabar ketertarikan dua klub besar Indonesia, Persib Bandung dan Persik Kediri, terhadap gelandang kreatif asal Uruguay, Adrian Luna.

Pemain yang juga menjabat sebagai kapten Kerala Blasters FC ini dilaporkan tengah mencari klub baru menyusul ketidakpastian kompetisi di Indian Super League (ISL). Krisis internal federasi setempat menjadi pemicu eksodus sejumlah pemain asing dari liga tersebut.

Situasi stagnasi kompetisi ISL yang biasanya bergulir dari September hingga April, akibat kendala kemitraan pemasaran terkait hak komersial, memaksa banyak bintang asing mencari menit bermain di luar negeri demi menjaga kebugaran kompetisi mereka.

Media ternama India, The Times of India, melaporkan bahwa Adrian Luna kemungkinan besar akan menempuh jalur peminjaman hingga akhir musim di Indonesia. Kabar ini diperkuat oleh laporan spesifik dari Zilliz Sports, yang menyatakan bahwa sang pengatur serangan telah menjalin komunikasi dengan kubu Persik Kediri.

Meskipun Persik Kediri disebut sebagai kandidat terkuat, Persib Bandung dilaporkan telah lebih dulu memantau situasi pemain berusia 33 tahun tersebut. Rumor keterkaitan Luna dengan Maung Bandung sempat ramai di jagat media sosial India sebelum Persik muncul sebagai penantang serius.

Jika transfer ini terealisasi, Adrian Luna tidak akan menjadi satu-satunya pemain asing yang merapat dari Kerala Blasters. Rekan setimnya, Noah Sadaoui, juga santer dikabarkan akan segera menyusul ke Indonesia.

Profil dan Rekam Jejak Adrian Luna

Kehadiran pemain berusia 33 tahun ini tentu menjadi magnet besar bagi publik sepak bola tanah air. Sejak bergabung dengan Kerala Blasters pada Juli 2021, ia telah membuktikan kapasitasnya sebagai nyawa permainan tim melalui statistik yang impresif.

Dari 87 penampilannya, Luna berhasil mengoleksi 15 gol dan 27 assist. Sebelum menjadi idola di India, Luna memiliki rekam jejak mumpuni di kancah internasional.

Ia pernah mencicipi ketatnya kompetisi kasta tertinggi di Spanyol bersama Espanyol dan meraih kesuksesan di Australia bersama Melbourne City pada periode 2019-2021. Pengalaman lintas benua inilah yang menjadikannya target buruan potensial bagi klub-klub yang mengincar gelar juara BRI Liga 1 musim ini.

Bagi Persib, kehadiran Adrian Luna bisa menjadi kepingan puzzle yang hilang untuk mengarungi jadwal padat di dua kompetisi sekaligus, Liga 1 dan babak 16 besar ACL Two. Dengan kreativitas dan pengalamannya di level kontinental, Luna diharapkan mampu menjadi pelayan bagi lini depan Persib yang haus gol.

Kini, bola panas ada di tangan manajemen masing-masing klub. Apakah Adrian Luna akan mendarat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk mendukung ambisi juara Persib? Atau justru memilih bermarkas di Stadion Brawijaya bersama Persik Kediri?