AC Milan Waspadai Cagliari, Sejarah Pertemuan Terakhir Jadi Peringatan Keras
AC Milan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Cagliari di Stadion Unipol Domus pada Sabtu (3/1/2026) dini hari WIB. Meskipun sedang dalam performa apik, rekor pertemuan terakhir kedua tim menjadi catatan penting yang patut diwaspadai oleh Rossoneri.
Milan Berambisi Jaga Posisi Puncak Klasemen
AC Milan saat ini menempati peringkat kedua klasemen Serie A dengan mengoleksi 35 poin. Tim asuhan Massimiliano Allegri ini belum terkalahkan sejak pekan kedua liga, menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Jarak poin mereka dengan Cagliari yang berada di posisi ke-14 dengan 18 poin cukup signifikan, menunjukkan perbedaan performa kedua tim di musim ini.
Cagliari Punya Modal Kemenangan
Di sisi lain, Cagliari tidak bisa diremehkan begitu saja. Dalam lima laga domestik terakhirnya, tim berjuluk Gli Isolani ini meraih dua kemenangan dan dua kali menelan kekalahan. Kemenangan tipis 2-1 atas Torino di laga tandang terakhir menjadi modal berharga bagi mereka untuk menghadapi Milan.
Rekor Pertemuan Jadi Peringatan
Sejarah pertemuan kedua tim di musim lalu menjadi bukti bahwa Cagliari bisa menjadi batu sandungan bagi AC Milan. Pada November 2024, kedua tim bermain imbang 3-3 di kandang Cagliari. Kemudian, pada Januari tahun lalu, Milan hanya mampu bermain imbang 1-1 di San Siro. Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa Cagliari memiliki kemampuan untuk mengganjal langkah Milan.
Allegri Akui Beratnya Laga Pembuka Tahun
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengakui bahwa pertandingan melawan Cagliari akan menjadi laga yang sangat berat, terutama karena ini adalah pertandingan pembuka di tahun 2026. Ia menekankan pentingnya meraih tiga poin untuk menjaga posisi di empat besar klasemen.
“Besok itu sebuah pertandingan yang berat, seperti halnya semua pertandingan tapi besok bahkan lebih berat. Yang pertama karena ini adalah pertandingan pembuka tahun ini,” ujar Allegri dilansir Milannews.
Allegri menambahkan, “Ingat tidak dengan apa yang saya katakan tentang Udinese? Well, saya pikir pertandingan besok itu sama pentingnya. Klasemen mulai terbentuk, dan besok kami perlu mengambil sebuah langkah kecil untuk tetap di empat besar.”