5 Pemain Penentu Performa Persib Bandung Saat Menjadi Juara Paruh Musim BRI Super League 2025/2026
Persib Bandung kembali menegaskan dominasinya di kancah sepak bola nasional. Mengarungi putaran pertama BRI Super League 2025/2026, Maung Bandung sukses finis di puncak klasemen sebagai juara paruh musim.
Dari total 17 laga, Persib mengumpulkan 38 poin lewat 12 kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan. Pencapaian ini terbilang konsisten, terlebih Persib juga harus berbagi fokus dengan agenda internasional di AFC Champions League 2. Kekuatan kolektif menjadi fondasi, namun ada beberapa pemain yang perannya sangat menentukan.
Uilliam Barros, Tumpuan Utama Produktivitas Gol
Nama Uilliam Barros tak tergantikan di lini depan Persib sepanjang paruh musim. Striker asal Brasil tersebut tampil di seluruh pertandingan dan menjadi pemain dengan menit bermain terbanyak di kompetisi.
Ketajamannya terbukti lewat catatan tujuh gol dan dua assist. Selain menjadi finisher, Barros juga berperan penting dalam skema serangan dengan kemampuan menahan bola dan menarik perhatian bek lawan, sehingga membuka ruang bagi gelandang serang.
Teja Paku Alam, Konsistensi di Bawah Mistar
Persib memiliki kedalaman di posisi penjaga gawang, namun Teja Paku Alam tetap menjadi pilihan utama. Kepercayaan pelatih Bojan Hodak dibayar lunas dengan performa solid.
Dalam 15 penampilan, Teja hanya kebobolan delapan gol dan mencatatkan sembilan kali clean sheet. Keberadaannya memberikan rasa aman bagi lini belakang, terutama saat Persib menghadapi tekanan di laga-laga besar.
Patricio Matricardi, Keseimbangan Bertahan dan Menyerang
Rekrutan anyar Patricio Matricardi langsung menjadi bagian vital di jantung pertahanan. Bek asal Argentina itu menunjukkan adaptasi cepat terhadap ritme BRI Super League.
Tak hanya disiplin menjaga area pertahanan, Matricardi juga aktif membantu serangan. Kontribusi satu gol dan tiga assist menjadikannya salah satu bek tengah paling produktif di liga, sekaligus menambah variasi skema bola mati Persib.
Eliano Reijnders dan Julio Cesar, Penjaga Ritme Permainan
Eliano Reijnders memberi warna berbeda lewat fleksibilitasnya. Mampu dimainkan di beberapa posisi, ia membantu Persib tetap stabil meski pelatih melakukan rotasi. Kontribusinya lebih terasa dalam transisi dan keseimbangan tim dibandingkan statistik individu.
Sementara itu, Julio Cesar tampil konsisten di seluruh laga putaran pertama. Bek asal Brasil-Portugal ini menjadi sosok yang jarang melakukan kesalahan, menjaga koordinasi lini belakang, dan memastikan Persib tetap solid saat menghadapi tekanan lawan.
Modal Kuat Menuju Putaran Kedua
Dengan kontribusi lima pemain kunci tersebut, Persib Bandung menutup paruh musim sebagai tim paling stabil. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi di putaran kedua, di mana tekanan untuk mempertahankan posisi puncak akan semakin besar. Jika performa ini terjaga, peluang Persib meraih gelar ketiga beruntun tetap terbuka lebar.