3 Fakta Menarik Usai Persebaya Kalahkan Madura United di Derby Suramadu
Persebaya Surabaya berhasil membawa pulang tiga poin krusial usai menaklukkan tuan rumah Madura United dengan skor tipis 1-0 dalam laga lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan bertajuk Derbi Suramadu ini berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Sabtu (3/1) malam WIB, dan diwarnai tensi tinggi serta dua kartu merah.
Kemenangan ini melanjutkan tren positif bagi tim berjuluk Bajul Ijo setelah sebelumnya memutus rentetan hasil imbang. Gol tunggal yang dicetak oleh Bruno Moreira pada menit ke-73 menjadi penentu. Hasil ini tidak hanya memperbaiki posisi Persebaya di klasemen sementara, tetapi juga menyajikan sejumlah fakta menarik yang patut disorot dari laga sengit tersebut.
Persebaya Merangsek ke Peringkat Lima, Madura United Stagnan
Kemenangan atas Madura United memiliki dampak signifikan terhadap posisi Persebaya di tabel klasemen Super League 2025/2026. Dengan tambahan tiga poin, Persebaya Surabaya kini berhasil merangsek naik ke peringkat kelima dengan koleksi 25 poin dari 16 pertandingan.
Pencapaian ini menempatkan tim asuhan karteker Uston Nawawi tersebut dalam persaingan ketat di jajaran tim papan atas, mendekati zona Liga Champions Asia. Di sisi lain, Madura United harus puas tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan perolehan 17 poin.
Posisi Madura United yang berada di papan bawah menunjukkan tantangan berat bagi Laskar Sape Kerrab untuk menjauh dari zona degradasi. Konsistensi permainan akan menjadi kunci bagi kedua tim di paruh musim selanjutnya.
Derbi Suramadu Penuh Drama Dua Kartu Merah
Laga Derbi Suramadu kali ini berjalan dengan tensi tinggi dan drama yang memuncak dengan dikeluarkannya dua kartu merah oleh wasit Eko Saputra. Kartu merah pertama diberikan kepada pemain Madura United, Jorge Mendonca, pada menit ke-66 setelah menerima kartu kuning kedua.
Insiden ini mengubah jalannya pertandingan, memberikan keunggulan jumlah pemain bagi Persebaya. Tujuh menit setelah Mendonca diusir, Persebaya berhasil mencetak gol kemenangan. Namun, drama belum berakhir. Pada menit keenam waktu tambahan babak kedua, giliran pemain Persebaya, Mihailo Perovic, yang juga menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan.
Situasi 10 lawan 10 di penghujung laga menunjukkan betapa sengit dan kerasnya pertarungan di lapangan, mencerminkan rivalitas panas antara kedua tim asal Jawa Timur ini. Ketegangan ini juga terlihat dari upaya Madura United yang terus menekan Persebaya di menit-menit akhir untuk mencari gol penyama kedudukan.
Gol Tunggal Bruno Moreira Jadi Penentu Kemenangan
Pahlawan kemenangan Persebaya Surabaya dalam Derbi Suramadu adalah gelandang serang asal Brasil, Bruno Moreira. Gol tunggalnya pada menit ke-73 menjadi satu-satunya pembeda di laga yang berlangsung alot tersebut.
Menerima umpan terobosan dari Malik Risaldi, Bruno Moreira dengan tenang menaklukkan kiper Madura United dengan sepakan mendatar yang gagal diantisipasi. Gol ini tidak hanya membungkam publik tuan rumah, tetapi juga menegaskan peran krusial Bruno Moreira sebagai motor serangan dan pencetak gol bagi Bajul Ijo.
Sebelumnya, Bruno Moreira juga sempat mendapatkan peluang emas yang berhasil ditepis kiper lawan. Namun, kegigihannya akhirnya berbuah manis dan memastikan Persebaya membawa pulang poin penuh dari Pamekasan. Kemenangan ini juga menjadi modal penting bagi Persebaya untuk menatap pertandingan selanjutnya di Super League 2025/2026.