Rizki Juniansyah Pecah Rekor Dunia dan Raih Emas SEA Games, Berbuah Pangkat Kapten TNI AL

Lifter nasional Rizki Juniansyah kembali menorehkan prestasi membanggakan bagi Indonesia di kancah internasional. Ia sukses menggondol medali emas pada SEA Games 2025 di Thailand sekaligus memecahkan rekor dunia. Pencapaian gemilang ini berbuah penghargaan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Kapten Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh pemerintah dalam acara resmi pemberian bonus kepada atlet dan pelatih SEA Games 2025. Acara yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subiyanto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (8/1/2026), turut dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Selain kenaikan pangkat, Rizki juga menerima bonus senilai Rp1 miliar.

Indonesia sendiri menutup partisipasinya di SEA Games 2025 dengan total raihan 91 medali emas, 112 medali perak, dan 130 medali perunggu, menegaskan dominasinya sebagai kekuatan olahraga di Asia Tenggara.

Lahir dari Keluarga Atlet Angkat Besi

Rizki Juniansyah lahir di Kota Serang, Banten, pada 17 Juni 2003. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang memiliki sejarah panjang di dunia angkat besi. Ayahnya, M. Yasin, adalah mantan lifter nasional yang pernah mewakili Indonesia di ajang SEA Games pada periode 1980-an hingga awal 1990-an. Ibunya, Yeni Rohaeni, juga dikenal sebagai mantan atlet angkat besi di tingkat provinsi.

Minat Rizki terhadap angkat besi mulai tumbuh sejak usia dini. Ia mulai menjalani latihan serius pada usia tujuh tahun di sasana keluarga dengan bimbingan langsung sang ayah. Bakatnya berkembang pesat, membawanya meraih berbagai gelar di kejuaraan nasional tingkat junior.

Dalam proses pengembangannya, Rizki juga banyak mendapatkan pelajaran dari lifter senior, Triyatno, yang merupakan kakak iparnya. Ia sempat berkompetisi di beberapa kelas berat badan, termasuk 73 kilogram, 79 kilogram, sebelum akhirnya tampil di kelas 81 kilogram.

Sejarah Emas Olimpiade dan Rekor Dunia

Nama Rizki Juniansyah mulai dikenal luas setelah mencetak sejarah di Olimpiade Paris 2024. Ia berhasil meraih medali emas, menjadikannya lifter Indonesia pertama yang mempersembahkan emas Olimpiade sepanjang sejarah. Prestasi ini juga menjadikannya peraih emas Olimpiade termuda dari Indonesia.

Performa impresif Rizki berlanjut di Kejuaraan Dunia International Weightlifting Federation (IWF) 2025 yang diselenggarakan di Forde, Norwegia. Di ajang tersebut, ia sukses meraih dua medali emas dan memecahkan rekor dunia clean and jerk dengan angkatan 204 kilogram di kelas 79 kilogram putra.

Dalam kompetisi kelas 79 kilogram putra, Rizki Juniansyah menunjukkan performa superior. Ia berhasil meraih medali emas setelah mencatatkan angkatan 160 kilogram pada nomor snatch dan 205 kilogram pada nomor clean and jerk. Total angkatan yang diraihnya tidak hanya mengamankan posisi teratas podium, tetapi juga mencetak dua rekor dunia baru pada nomor clean and jerk serta total angkatan.

Capaian ini semakin mempertegas status Rizki sebagai lifter elite dunia dan tumpuan utama Indonesia di cabang olahraga angkat besi.

Pecahkan Rekor Dunia, Rizki Juniansyah Sumbang Emas ke-50 untuk Indonesia di SEA Games 2025

Berbuah Pangkat Kapten TNI AL

Selain dikenal sebagai atlet nasional, Rizki Juniansyah juga merupakan perwira di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut. Ia dilantik sebagai perwira TNI AL pada 27 November 2025 melalui jalur pendidikan Sekolah Pembentukan Perwira (Dikmapa) Prajurit Karier Keahlian Khusus Siber.

Atas prestasinya di SEA Games 2025, Rizki dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dua tingkat sekaligus, dari Letnan Dua menjadi Kapten TNI AL. Kenaikan pangkat ini diberikan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subiyanto saat acara penyerahan bonus atlet SEA Games di Istana Merdeka.

Pemberian KPLB dua tingkat ini menarik perhatian publik karena dianggap tidak lazim. Namun, capaian Rizki yang menyumbangkan emas sekaligus memecahkan rekor dunia dinilai sebagai prestasi luar biasa yang mengharumkan nama bangsa dan institusi TNI di kancah internasional.

Usai menerima bonus dan kenaikan pangkat, Rizki mengungkapkan rasa terkejut dan terharunya. Ia mengaku tidak mengetahui sebelumnya bahwa akan menerima kenaikan pangkat dua tingkat sekaligus.

“Karena saya sebelumnya memang belum tahu,” ujar Rizki dalam wawancara yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden. Momen tersebut menampilkan sisi emosional seorang atlet muda yang memetik hasil dari kerja keras dan dedikasi panjangnya. Prestasi Rizki kini tidak hanya memperkokoh posisinya sebagai lifter kelas dunia, tetapi juga sebagai prajurit TNI AL yang membanggakan nama Indonesia melalui olahraga.