Detak.Media — Pembalap Australia Senna Agius dari tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP sukses mengamankan kemenangan beruntun keduanya di ajang Moto2 GP Spanyol 2026 yang berlangsung di Sirkuit Jerez-Ángel Nieto pada Minggu, 26 April 2026. Kemenangan ini mempertegas dominasi Agius setelah sebelumnya juga berjaya di Circuit of the Americas (COTA).
Namun, balapan di seri keempat musim 2026 ini diwarnai insiden bagi pembalap kebanggaan Indonesia, Mario Suryo Aji dari Idemitsu Honda Team Asia. Mario Aji gagal menyelesaikan balapan (DNF) setelah mengalami kecelakaan, menghentikan harapannya untuk meraih poin di sirkuit legendaris Spanyol tersebut.
Agius Tampil Gemilang Sejak Awal
Senna Agius menunjukkan performa impresif sepanjang akhir pekan Grand Prix Spanyol. Ia bahkan berhasil mencetak rekor lap baru Moto2 di Jerez selama sesi latihan bebas dengan catatan waktu 1 menit 38.973 detik. Meskipun memulai balapan dari posisi keempat setelah sesi kualifikasi yang ketat, Agius dengan cepat merangsek ke barisan depan, terlibat dalam pertarungan sengit dengan Manuel Gonzalez dan peraih pole position Collin Veijer.
Manuel Gonzalez, rekan setim Agius, berhasil melakukan start terbaik dari posisi ketiga, memimpin di tikungan pertama. Namun, Veijer tidak butuh waktu lama untuk merebut kembali posisi terdepan. Agius sendiri tampil agresif sejak awal, berhasil menyalip Alonso Lopez untuk menempati posisi ketiga di lap pembuka, sebelum kemudian naik ke posisi kedua di belakang Veijer.
Ketiga pembalap terdepan – Veijer, Agius, dan Gonzalez – berhasil menciptakan jarak yang signifikan dari rombongan di belakang. Drama terjadi ketika Barry Baltus, yang sempat menunjukkan kecepatan menjanjikan dan berada di posisi keempat, terjatuh di Lap 8. Insiden ini semakin memperkuat posisi tiga pembalap terdepan dalam perburuan podium.
Pertarungan Sengit dan Keunggulan Agius
Pertarungan memperebutkan posisi terdepan semakin memanas di pertengahan balapan. Veijer, yang memimpin sebagian besar jalannya lomba, mulai menunjukkan tanda-tanda kesulitan di paruh kedua balapan karena masalah ‘arm pump’ (kelelahan lengan). Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh dua pembalap Intact GP.
Pada lap ke-14, Agius melakukan manuver krusial di Tikungan 8, menyalip Veijer untuk mengambil alih pimpinan balapan. Tak lama kemudian, Manuel Gonzalez juga berhasil melewati Veijer, membuat Veijer turun ke posisi ketiga. Sejak saat itu, Agius berhasil mempertahankan keunggulannya hingga garis finis, disusul oleh Gonzalez di posisi kedua, mengamankan hasil 1-2 yang fantastis bagi tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP. Collin Veijer berhasil mempertahankan posisi ketiga, meraih podium pertamanya di musim 2026 ini.
Nasib Kurang Beruntung Mario Aji
Bagi Mario Suryo Aji, Grand Prix Spanyol 2026 berakhir dengan kekecewaan. Pembalap asal Indonesia ini gagal finis setelah mengalami kecelakaan saat balapan. Meskipun detail spesifik mengenai insiden tersebut belum dirinci, hasil ini sangat disayangkan mengingat Mario Aji sempat menunjukkan potensi menjanjikan selama sesi latihan.
Pada sesi latihan bebas kedua (FP2) yang berlangsung dalam kondisi basah, Mario Aji tampil cemerlang dengan menempati posisi kedua. Ia juga berhasil mengamankan akses langsung ke Q2 pada hari Jumat. Namun, saat kondisi trek mengering untuk kualifikasi, Mario Aji tidak dapat memaksimalkan potensinya dan harus memulai balapan dari posisi ke-17. Insiden di balapan mengakhiri perjuangannya untuk memperbaiki posisi dan meraih poin di Jerez.
Meski demikian, tim Idemitsu Honda Team Asia menyatakan bahwa Mario Aji tidak mengalami cedera serius akibat kecelakaan tersebut, sebuah kabar baik di tengah kekecewaan. Fokus tim kini beralih pada evaluasi data dan persiapan untuk balapan selanjutnya, dengan harapan Mario Aji dapat kembali menunjukkan performa terbaiknya dan menyelesaikan balapan hingga finis.
Ikuti Detak.Media
