Israel Adesanya Tegaskan Tak Ada Masalah Pribadi dengan Alex Pereira, Doakan Karier Sang Rival

Israel Adesanya memberikan penegasan mengenai hubungannya dengan Alex Pereira, mantan rivalnya dalam duel sengit di UFC. Jauh sebelum keduanya bertemu di oktagon kelas dunia, rivalitas mereka telah terjalin sejak lama di kancah kickboxing.

Di UFC, kedua petarung ini telah menggelar dua bentrokan. Pertarungan pertama dimenangi Pereira melalui TKO, namun Adesanya berhasil membalas kekalahannya di pertemuan kedua dengan kemenangan KO. Belakangan, Adesanya mengungkapkan bahwa perseteruan mereka tidak pernah menyentuh ranah personal.

“Sejak awal, itu bukanlah masalah personal bagi saya,” tegas Adesanya, dilansir dari Championat. Ia menambahkan, “Saya tahu betul bahwa saya bisa kesakitan dihabisi oleh dia.”

Lebih lanjut, Adesanya mengungkapkan rasa bangganya melihat pencapaian Pereira setelah menghadapi dirinya. “Saya sangat bangga melihat pencapaian dia setelah menghadapi saya,” ujarnya.

“Dia berhasil kembali ke puncak… Dia sukses menjadi juara dunia kelas berat ringan sebanyak dua kali,” lanjut Adesanya, memuji rekam jejak sang mantan lawan.

Adesanya pun menyampaikan harapannya agar karier Pereira dapat berakhir dengan gemilang. “Saya pribadi berharap semoga dia tidak kalah lagi… Kemudian, dia bisa pensiun dengan rekor tak terkalahkan,” harap Adesanya.

Mengenang Momen Duel dan Keraguan Diri

Terlepas dari harapan untuk sang rival, Adesanya juga mengenang momen krusial dalam duel kedua mereka. Saat itu, perasaan ragu sempat menghantui dirinya.

Namun, keraguan tersebut berhasil ia atasi dengan kemenangan yang dinilainya berkelas. “Dahulu, masalah itu datang dari orang lain,” ujarnya.

“Karena banyak yang bilang kepada saya usai kekalahan itu: ‘Sudah selesai, Adesanya takkan bertarung lagi’,” kenang Adesanya mengenai komentar orang-orang.

Menghadapi keraguan tersebut, Adesanya mengambil inisiatif untuk meminta kesempatan kedua. “Namun, saya berkata pada Dana White: ‘Biarkan saya menghadapi dia lagi’,” tambahnya, merujuk pada Presiden UFC.